Jakarta – Liputan68.com – Bisnis franchise atau waralaba belakangan mulai menggeliat seiring meredupnya pandemi COVID-19, setelah sebelumnya mengalami penurunan yang signifikan hingga beberapa brand harus tutup sementara atau permanen.
Hal tersebut didukung oleh data dari Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia (Wali) yang menunjukkan franchise fried chicken, baik dalam bentuk booth maupun container mencapai jumlah 6.244 outlet (5,33%).
CEO DKriuk Fried Chicken Iksan Juhansyah mengatakan, pernyataan dari Kemenparekraf menyebutkan bahwa bisnis kuliner sebagai sub-sektor penyumbang PDB (Produk Domestik Bruto) terbesar dari ekonomi kreatif. Bahkan Kementerian Keuangan pada Maret 2021, memberikan data bahwa kuliner menyumbang PDB hingga 43%.
