Bisnis Kuliner Penyumbang PDB Terbesar Ekonomi Kreatif
Jakarta – Liputan68.com – Bisnis franchise atau waralaba belakangan mulai menggeliat seiring meredupnya pandemi COVID-19, setelah sebelumnya mengalami penurunan yang signifikan hingga beberapa brand harus tutup sementara atau permanen.
Hal tersebut didukung oleh data dari Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia (Wali) yang menunjukkan franchise fried chicken, baik dalam bentuk booth maupun container mencapai jumlah 6.244 outlet (5,33%).
CEO DKriuk Fried Chicken Iksan Juhansyah mengatakan, pernyataan dari Kemenparekraf menyebutkan bahwa bisnis kuliner sebagai sub-sektor penyumbang PDB (Produk Domestik Bruto) terbesar dari ekonomi kreatif. Bahkan Kementerian Keuangan pada Maret 2021, memberikan data bahwa kuliner menyumbang PDB hingga 43%.
“Karena itu, kami Dkriuk berkomitmen secara optimis untuk terus melakukan inovasi sehingga turut bertumbuh dan berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Indonesia saat ini,” ujarnya kepada media, Selasa (05/07/2022).
Menurut Iksan, salah satu bentuk nyata DKriuk berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia, yaitu dengan menyerap tenaga kerja di daerah sekitar yang saat ini meliputi wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan sekitarnya.
“Sampai sekarang, tim kami telah berhasil membantu sekitar 1510 mitra untuk menjalankan usaha ini. Kami membuka peluang kerja sama kemitraan dengan berbagai jenis paket yang ekonomis dari harga Rp17 – 23 juta, agar para masyarakat tergerak untuk bersama-sama berkontribusi dengan tujuan meningkatkan perekonomian negara,” tambahnya.(SS)

Tinggalkan Balasan