Kolaborasi Koperasi dengan Perbankan Sangat Diperlukan

“Koperasi yang kita kenal sebagai Soko Guru Perekonomian Indonesia, dituntut untuk mampu mengadopsi akan sistem pembayaran digital dalam aktifitas koperasi melaksanakan simpan pinjam,” kata Bupati menambahkan.

Bupati juga menerima pertanyaan dari beberapa peserta terkait kolaborasi bank dan koperasi, bagaimana dengan MoU nya, dan bagaimana caranya agar gaji pegawai negeri yang tergabung dalam KPN secara otomatis terpotong setiap bulannya guna memperlancar transaksi keuangan di dalam koperasi itu sendiri.

“Bank dan koperasi punya pangsa pasar yang berbeda, dan baiknya koperasi harus menganggap bank sebagai mitra. Saya akan memohon kepada perbankan agar fasilitas yang diminta kepada bank tidak membebani koperasi,” kata Bupati mengakhiri.

Berbagai masukan juga diperoleh dari para peserta dalam pelatihan ini, meningkatkan durasi pelaksanaan pelatihan guna memperoleh transfer skill dan ilmu dari berbagai mentor, sehingga koperasi secara ekonomi dapat meloncat lebih cepat.

(LM-01)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *