SIDIKALANG – LIPUTAN68.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Dairi agar lebih peka terhadap upaya pencegahan terjadinya kebakaran.
Hal tersebut disampaikan Kaban BPBD Dairi, Masaraya Berutu Jumat (5/8/2022) di ruang kerjanya.
Disampaikan Masaraya, ada 25 kasus kebakaran yang terdata di wilayah Kabupaten Dairi hingga 5 Agustus 2022.
“Dalam hal ini, kami meminta dukungan masyarakat Dairi dalam mencegah terjadinya kebakaran. Seperti yang kita tahu, umumnya faktor pendorong terbesar terjadinya kebakaran adalah kelalaian dan kurangnya kewaspadaan” ujarnya.
Selanjutnya, Masaraya menyampaikan adapun beberapa upaya/tips yang dapat dilakukan dalam pencegahan kebakaran yaitu memperhatikan listrik, seperti melakukan pengecekan rutin pada soket, colokan listrik, dan kabel listrik. Kemudian melakukan aktivitas merokok di luar rumah dan smoking area serta jangan menyalakan api, kompor dan peralatan masak lainnya tanpa pengawasan/ditinggalkan. Selain hal tersebut, hindari membakar sampah terutama tumpukan kertas dan kardus di rumah dan jauhkan pemantik serta korek api dari jangkauan anak atau anggota keluarga yang perlu mendapat pendampingan.
“Kami berharap kepada seluruh lapisan masyarakat Dairi dapat menyadari bahwa ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Maka untuk itu, semoga ke depannya upaya-upaya pencegahan ini dapat kita terapkan sehingga nantinya dapat menurunkan potensi kebakaran di Kabupaten Dairi seperti yang kita harapkan,” uturnya.

