“Lakukan yang terbaik. Bila memang harus ditangani oleh dokter di RSUD, mohon dibantu,” katanya.
dr Hardi Gurning, didampingi Kepala Puskesmas Berampu menjelaskan terkait kanker yang Rosi derita merupakan kasus kanker unik dan langka, sehingga stadiumnya tidak bisa ditetapkan, namun pertumbuhannya sangat cepat.
“Kasus ini adalah kasus langka.Tumor phyllodes merupakan tumor ganas di jaringan ikat payudara yang jarang ditemukan. Insidennya hanya sekitar 0,3-0,9% dari seluruh tumor payudara. Manifestasi klinis tumor phyllodes umumnya berupa benjolan unilateral yang dapat diraba, tunggal, tidak nyeri, jadi nyaris tanpa keluhan,” jelasnya.
Terkait atensi dan pantauan terhadap kasus Rosi, dr Hardi menyampaikan akan berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat dan dokter di RSUD Sidikalang, agar sesegera mungkin melakukan pemeriksaan lanjutan, berkomunikasi dengan dokter bedah di RSU Adam Malik juga menentukan langkah-langkah yang akan ditempuh.
“Besok, kita akan jemput Rosi dengan mobil Puskesmas keliling dan kita bawa ke RSUD Sidikalang, guna tindakan lanjutan. Melalui dokter di RSUD Sidikalang, kita akan berkoordinasi dengan dokter RSU Adam Malik, bila perlu penanganan lebih lanjut, kita akan evakuasi Rosi ke Medan untuk perawatan yang lebih maksimal,” katanya mengakhiri.
Melengkapi pertemuan, ibunda Rosi menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Kabupaten Dairi, Ketua YKI Cabang Dairi, serta seluruh pihak yang sudah membantu dan yang akan masih memantau perkembangan kesehatan anaknya, seraya berharap, kondisi anaknya perlahan akan pulih dan membaik.
(LM-01)
