Tidak Usah Panik, Stok BBM di Dairi Aman

Sementara itu, Sekda Budianta Pinem juga menyampaikan pesan serupa. Budianta menegaskan antrian yang terjadi lebih disebabkan karena para pengguna BBM datang secara bersama sehingga menimbulkan penumpukan kendaraan dan antrian.

“Dengan stok BBM yang tersedia, kami menghimbau, agar warga tenang saja. Tidak ada pengurangan kuota, antrian yang terjadi ini lebih disebabkan karena seluruh pelanggan datang dalam waktu yang relatif bersamaan,” jelasnya singkat.

Masih ditempat yang sama, Simamora selaku pengawas SPBU mengatakan kuota pengiriman BBM oleh Pertamina hingga saat ini tidak ada pengurangan. Pengiriman untuk pertalite kata Simamora disesuaikan dengan pesanan dari SPBU itu sendiri.

“Pengiriman masih normal, kalau kita pesan pertalite, Pertamina pasti langsung kirim, berbeda dengan biosolar, pengirimannya 1 kali dalam 2 hari dengan kuota sebanyak 16000 liter. Kita sudah batasi pembelian 40 liter untuk kendaraan roda 4 dan 60 liter untuk kendaraan roda 6 atau lebih. Jadi tidak ada kelangkaan, selama ini pendistribusian masih normal seperti tahun-tahun lalu,” kata Simamora mengakhiri wawancara.

Sebelumnya, tim juga sudah melakukan sidak di SPBU Jalan Pakpak ,tim gabungan perwakilan dari Kejari, TNI, Asisten perekonomian dan pembangunan, Jhony W.Purba, Kasatpol PP Junihardi, perwakilan Disperindagkop dan UMKM.

(LM-01)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *