Aspednak Siap Jaga Bali dan Cegah PMK

LIPUTAN68.COM, denpasar | Sesuai hasil diskusi panjang dengan teman-teman pemerhati, ternyata penyebaran PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) melalui alat angkut hewan ternak yang berasal dari Zona Merah masuk daerah atau Zona Hijau.

Maka dari itu, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bali, IGK. Kresna Budi memberikan masukan agar lalu lintas pengiriman hewan ternak diawasi dan diperketat, mengingat Bali masuk “Zero Case” PMK.

Ternyata, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan juga menyatakan hal senada.

Bahkan, Menko Marves, Luhut Binsar Panjaitan menugaskan Asosiasi Pengusaha Daging dan Hewan Ternak atau Aspednak Bali untuk bekerjasama dengan Balai Karantina Denpasar dan Dinas Peternakan Provinsi Bali, dalam pencegahan PMK.

“Aspednak itu berperan mendisinfektan alat angkut hewan ternak dan juga ikut mengawasi lalu lintas hewan ternak dan alat angkut,” tegas Kresna Budi, saat dikonfirmasi, Jumat, 16 September 2022.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *