Kecamatan Lae Parira Ditargetkan 100 Persen Iva Test

“Masalah kultur budaya menjadi salah satu hambatan dalam menjalankan iva test, ini adalah untuk kesehatan, jadi harus kita rubah persepsi masyarakat akan hal itu. Sampaikan kepada masyarakat dampak dari jika masyarakat tidak ikut iva test, berikan juga testimoni dari masyarakat yang sudah ikut iva test agar masyarakat memahami bagaimana pentingnya iva test. Dalam minggu ini, saya harapkan seluruh desa yang masih rendah capaian iva testnya agar segera bekerja, kami dari PKK kabupaten akan siap membantu,” ucap Romy Mariani diakhir sambutannya.

Selanjutnya, Bahagia Ginting dalam pertemuan tersebut mengatakan bulan ini akan ada penilaian akhir dari tim PKK, diharapkan kepada para Kepala Desa agar cakupan iva test dapat tercapai sesuai yang telah ditargetkan. Kepala Desa harus berkoordinasi dengan petugas kesehatan dibantu dengan perangkat untuk mengajak masyarakat ikut dalam program iva test.

“Dari 5 desa binaan PKK Dairi, peluang yang sangat memungkinkan untuk juara menjadi yang terbaik adalah desa binaan iva test karena indikatornya jelas dan terukur. Jika iva test sudah 100%, maka akan turut membantu program pemerintah dalam mewujudkan Dairi unggul. Kita harapkan Kecamatan Lae Parira akan 100% iva test,” kata Bahagia Ginting.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Lae Parira Lamhot Silalahi, Kepala Puskesmas Kentara serta para Kepala Desa se-Kecamatan Lae Parira.

(LM-01)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *