Disampaikan Ardonius, jika menilik sejarah Tugu Silahisabungan yang menjadi tempat pesta partangiangan dan budaya luhutan bolon pomparan Raja Silahisabungan ini dilakukan peletakan batu pertama pada tahun 1969 dan sempat tersendat, sehingga dilanjutkan kembali pada tahun 1971 dan awalnya hanya dibangun Menara tugu tersebut.
Selanjutnya, pada tahun 1980 kembali dikerjakan dan tahun 1981 dilakukan peresmian tugu tersebut yang berlangsung selama 5 hari (22-27/11/1981). Selanjutnya, tahun 1982 dilakukan pesta bolahan amak pomparan Silahisabungan dan tahun 1983 dilakukan perta partamiangan hingga saat ini.
“Jadi jika dihitung dari tahun 1983, pesta partangiangan dan budaya luhutan bolon pomparan Raja Silahisabungan tahun ini sudah ke 38 tahun (2020 ditiadakan karena Covid-19),” Ucapnya.
Selanjutnya, Ardonius juga mengatakan bahwa panitia pesta tugu tahun ini sudah melakukan audiensi dengan Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu dan Bupati Dairi sangat antusias dalam menyambut kedatangan mereka. Dikatakannya, sesuai hasil audiensi yang mereka terima, Bupati Dairi perintahkan beberapa OPD terkait dalam pelaksanaan pesta tersebut
“Bupati Dairi sangat welcome dalam perhelatan ini. Beliau sudah perintahkan beberapa OPD terkait untuk ikut serta menyukseskan acara ini,” Tuturnya.
(LM-01)
