Sebelumnya dikatakan Pj. Wali Kota, bahwa Kota Tebing Tinggi terpilih sebagai Kota Terbaik ke-2 dari 74 Kota yang terdaftar dalam program “Integrated Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) For Cities Tahun 2022” yang diberikan oleh PT. Surveyor Indonesia, APEKSI dan Kementerian PPN/Bappenas Sekretariat Nasional SDGs, pada bulan Desember tahun 2022 lalu.
“Semoga rapat ini nanti akan membuahkan hasil dan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Rapat Koordinasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ SDGs (Sustainable Development Goals) Kota Tebing Tinggi, secara resmi kami buka,” demikian ujar Pj. Wali Kota.
Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional) Kota Tebing Tinggi Ny. Herliaminda Dimiyathi, SH., M.Kn. mengungkapkan bahwa Kota Tebing Tinggi hanya memiliki sedikit potensi untuk perekonomian. Namun hal tersebut, seperti diungkapkan Ketua Dekranasda, tidak menyurutkan upaya untuk menggali potensi yang bisa dikembangkan.
” Kita memiliki berbagai macam produk UMKM, baik dari segi kain songket, tenun kemudian eco print batik dan dari segi makanan yang begitu banyak bervariasi. Bagaimana kita memajukan UMKM di Kota Tebing Tinggi. Kita harus mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional dengan SDM yang bisa kita tingkatkan,” pungkasnya.
Sebelumnya Kadis P3APM Dra. Sri Wahyuni, M.Si. dalam laporan pelaksana kegiatannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dihadiri kepala OPD dan pelaku usaha UMKM kurang lebih 30 orang dan narasumber dari PTPN 3 dan PTPN 4.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Bappeda Erwin Suheri Damanik, S.Sos., M.SP., Kadis Ketapang dan Pertanian Marimbun Marpaung, SP., M.Si., perwakilan PTPN 3 Aris Munandar, perwakilan PTPN 4 Rafinaldy Putra Lubis dan tamu undangan perwakilan dari pelaku UMKM di Kota Tebing Tinggi. (Dipa).
