Dengan berdirinya gedung tersebut, akan menambah keyakinan kalau kami memiliki rumah perjuangan. PDI-P merupakan partai yang peduli dan serius memperjuangkan masyarakat,” katanya.
Kantor DPC ini di bangun sebagai spirit perjuangan. “Tahun 1999 PDI-P menang telak di Pacitan. Maka dengan spirit gotong royong ini adalah lecutan semangat untuk meraih kemenangan total kabupaten Pacitan pada tahun 2024 mendatang. Ini harta abadi partai. Rumah rakyat pusat budaya. Pusat penggodokan kader partai,” jelasnya.

Masih di kesempatan yang sama, istri dari Bupati Trenggalek, Muhammad Nur Arifin ini mengungkapkan, dengan berdirinya gedung DPC PDI-P, juga akan dijadikan pusat pelatihan bagi koperasi dan UMKM.
“Gedung ini untuk membangun spirit. Berbagai ekspresi budaya akan dilestarikan disini. Warga Pacitan semua harus bisa hadir bisa sampaikan aspirasinya di kantor ini. PDIP agar membuka tangan. PDI-P harus solid dan kompak. Kedepankan gotong royong.
Semua punya hak untuk maju dan berhasil. Rebut hati rakyat untuk kemenangan,” ujar caleg DPR-RI dapil VII Jatim ini.
Sementara itu gedung yang dinamainya sebagai Gedung Pancasila tersebut ditargetkan selesai dibangun sebelum pelaksanaan Pileg 2024. (Red/yun).
