Ini saya rasa menjadi hadiah special dan selamat Ulang Tahun bagi Kabupaten Pakpak Bharat. Kami melihat pembangunan semakin masiv di sini, kedepan akan terus kita kembangkan, jalan, infrastruktur dan lainnya, harus bisa lebih baik dari yang sudah ada sekarang ini, terintegrasi dan berkelanjutan, ucap dia.
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor mengisahkan pengalamannya saat melakukan study banding tentang pengembangan pertanian di Negara India beberapa bulan lalu.
Kami melihat tanaman jagung luar biasa subur, padahal tanah India itu sesungguhnya adalah tanah yang tandus, namun dengan penggunaan pupuk organik mereka mampu menghasilkan sampai enam tungkul jagung perbatang. Mudah mudahan di sini, dan para petani harus lebih giat ,rejeki kalian di sini, kalau semakin giat tentu penghasilan juga bertambah. Kita tahu sebenarnya jagung ini tidak kenal musim,maka dari itu mari kita lebih giat dan lebih semangat lagi, ajak Franc Bernhard Tumanggor.
Bersama banyak tamu undangan yang hadir dalam acara ini, Bupati Pakpak Bharat memetic buah jagung sebagai tanda panen perdana jagung telah dimulai. Tanaman jagung di atas lahan lima hectare, sebagai bagian awal dari pengembangan food estate di Kabupaten Pakpak Bharat dengan total luasan areal 1800 ha kini dipanen.
Terimakasih kepada Pemerintah kami, terlebihba pak Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Bapak Luhut Binsar Panjaitan, bapak Bupati Pakpak Bharat,, Franc Bernhard Tumanggor, PT . Parna Raya dan semua pihak yang lain, atas perhatian besar nya bagi kami masyarakat petani ini, tanah kami luas, sangat luas namun kami tidak sanggup untuk mengelola, silahkan dikelola al untuk kemajuan masyarakat akan kami berikan, ungkap Seorang Tokoh masyarakat Ulumerah, Tamen Berutu.
(LM -01)
