Pacitan – Kilas balik perjalanan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dari seorang putra tentara di daerah terpencil hingga menjadi seorang pemimpin negara, cukup bisa dijadikan inspirasi dan pelajaran bagi masyarakat.
Bagaimana seorang SBY yang tiap Harinya tinggal dalam sebuah kamar kecil berukuran 2×1 meter, di Kelurahan Ploso, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, mengurai angan dan mimpinya hingga menjadi presiden Indonesia.
Perjalanan yang tidak mudah, dan kemudian tergambar lengkap dalam sebuah museum dan galery SBY -ANI, adalah bukti bahwa siapapun, dan dari manapun asalnya, bisa menjadi besar.
” Kisah perjalanan dan pengabdian bapak SBY tergambar jelas dalam museum.dan kenapa ada diPacitan.selain amanah dari almarhum ibu Any Yudhoyono, juga karena SBY ingin menunjukkan bahwa anak dari tempat terpencil pun bisa menggapai mimpi besarnya. ” kutipan kata Ossy Darmawan saat pers release jelang pembukaan museum lalu.
SBY Yang lahir dan tumbuh besar di Kabupaten Pacitan, seolah tidak mau lupa bahwa Pacitan adalah tempat dimana dirinya lahir dan ditempa oleh lingkungan yang saat itu masih sangat terpencil.
Dan karena itulah dirinya ingin memberikan sesuatu kepada Pacitan yang salah satunya adalah museum dan galery SBY -ANI.
