BPBD Pacitan Jelaskan Kekeringan 2023 Tidak Parah
PACITAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan menyebut ada penurunan jumlah titik kekeringan dibanding beberapa tahun belakangan, utamanya saat tahun 2019 dimana Pacitan mengalami musim kemarau panjang saat itu.
Menurut keterangan Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan Radite Suryo Anggono, dampak krisis air bersih saat ini terjadi di 13 desa dari 6 kecamatan di Pacitan.
Namun demikian, kata dia, jumlah itu turun dibanding beberapa tahun belakangan.
Pada tahun lalu saja kita tidak ada droping air karena saat musim kemarau kita kemarau basah atau hujan terus, dan kalau dibandingkan kemarau terparah tahun 2019, itu ada ada 72 desa di 12 kecamatan, itu 2019, tapi melihat perkembangannya mungkin (titik kekeringan) menurun, karena sampai saat ini baru sekitar 13 desa yang terdampak kekeringan,”katanya.
Radite juga mengatakan saat ini sebanyak 7412 jiwa di 13 desa di 6 Kecamatan di Pacitan terdampak kekeringan akibat kemarau panjang.
