“Kami berterima kasih kepada BPMP Sumut yang terus mendampingi dan menuntun kami sehingga capaian implementasi Program Merdeka Belajar di Labura cukup menggembirakan. Walaupun dalam beberapa hal masih ada yang lemah, tapi kami akan terus perbaiki. Dan kami akan selalui siap untuk menjalankan berbagai inovasi program,” ungkap Irwan, S.Pd, M.Pd.
Melalui pertemuan PMO, berbagai isu prioritas pendidikan dibahas secara bersama dengan Dinas Pendidikan dan stakeholder lain. Pada PMO kali ini, isu strategis yang dibahas terkait dengan Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Pengangkatan Guru Penggerak (GP) menjadi Kepala Sekolah (KS) dan Pengawas Sekolah (PS), Satuan Tugas Tim Pencegahan dan Penanganan Tindak Kekerasan (TPPK), Pembentukan Unit Layanan Disabilitas (ULD), dan capaian target implementasi Merdeka Belajar di Labura.
Selain dari Dinas Pendidikan, dalam pertemuan PMO tersebut, hadir sebagai narasumber yakni perwakilan dari Inspektorat Labura, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Labura, Kementrian Agama (Kemenag) Labura, Koordinator Pengawas (Korwas), dan pendamping kegiatan PMO dari BPMP Sumut.
Secara terpisah, Kepala BPMP Sumut Tajuddin Idris, S.Si, M.T. menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemkab Labura terkhusus Dinas Pendidikan, yang telah berkomitmen dalam mengimplementasikan Kebijakan Merdeka Belajar.
“Saya sangat mengapresiasi kinerja Dinas Pendidikan Labura yang telah berkomitmen dan melaksanakan program Merdeka Belajar. Saya juga sangat senang mendengar capaian target program Merdeka Belajar dari Labura yang cukup menggembirakan. Saya berharap kolaborasi antara BPMP Sumut dan Dinas Pendidikan Labura terus terjalin kuat. Semoga kolaborasi dan kerja sama ini terus terlaksana termasuk dengan stakeholder lainnya guna mengakselerasi pencapaian target Program Merdeka Belajar khususnya di Provinsi Sumatera Utara”, ungkap Kepala BPMP Sumut.
(LM-01)
