Menurut Jhandriansyah, bimbingan dan pembinaan dari STIE Ganesha sangat diperlukan untuk perkembangan usaha. “Modal kami adalah semangat kuat, tanpa kolaborasi dengan semua stakeholder tidak akan berjalan. Semoga pelayanan kami dapat membantu dosen dalam melakukan riset dan pengabdian di lokasi kami,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator PKM, Tohiroh, SE., MM., menyatakan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat kali kedua ini dilakukan di Jl. Benda Permai III, Kampung Parakan, RT 06 RW 09, Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan. “Budidaya jangkrik adalah mitra pengabdian yang menarik karena masih jarang orang yang menekuninya. Kami hadir untuk memberikan wawasan keilmuan dan mengarahkan bagaimana manajemen usaha dan keuangan yang baik,” ujar Tohiroh.
Pada kesempatan ini, Dosen Prodi S1 Manajemen STIE Ganesha, Sutariyono, S.SI., M.M., memaparkan presentasi mengenai Tata Kelola dan Tahapan Budidaya Jangkrik di era modern. Menurutnya, manfaat jangkrik untuk pakan burung kicau, umpan pancing, dan hidangan bernutrisi tinggi menjadikan usaha ternak jangkrik sangat prospektif dengan harga jual yang mencapai lebih dari Rp. 90,000 per kilogram.
Dengan semangat kolaborasi dan dedikasi, STIE Ganesha berkomitmen untuk terus memberikan dampak positif melalui program-program pengabdian masyarakat yang bermanfaat bagi UMKM dan masyarakat luas.
(LM-01)
