Liputan BERITA

Nyawiji-Sumrambah Kembali Di Pilbup 2024, Wiwit Bagong Punya Chance Besar Jabat Pimpinan Tertinggi Di DPRD Pacitan?

Ditulis oleh Liputan68 pada 4 Juni 2024 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan, Liputan 68.com-Tahapan demi tahapan Pilbup 2024 di Pacitan, terus melaju. Meski begitu, siapa pasangan calon bupati dan wakil bupati yang hendak bersandingan di pelaminan politik, masih memunculkan teka-teki besar.

Terkecuali jago petahana, Raden Mas Tumenggung Indrata Nur Bayuaji yang hampir bisa dipastikan bakal mengantongi auto tiket pencalonan dari Demokrat.

Salah seorang pengamat politik di Pacitan, Sutikno mengatakan, sekalipun perhelatan Pilbup Pacitan belum berlangsung, tapi sejatinya pesta demokrasi lima tahunan untuk memilih calon pasangan kepala daerah tersebut, bisa dibilang sudah selesai.

Sinyal tersebut, yang menurut Sutikno terpancar ketika Indrata Nur Bayuaji dan Gagarin, kembali berpinangan seperti di Pilbup 2020 lalu. “Aji (Indrata Nur Bayuaji) kembali bersama Gagarin, Pilbup Pacitan selesai,” kata pria yang oleh wartawan dijuluki sebagai Rocky Gerungnya Pacitan ini, lantaran kekritisannya dalam menyampaikan pendapat, Selasa (4/6).

Menurut pria yang juga seorang wartawan senior ini, wacana kembalinya Aji-Gagarin di Pilbup 2024, bukan tanpa alasan. Ada berbagai pertimbangan politik, yang melatari duet “Nyawiji-Sumrambah”, kembali berkibar di pentas politik 2024 ini.

Duet maut Aji-Gagarin. (Doc).
Duet maut Aji-Gagarin. (Doc).

“Yang paling mendasar, keduanya merupakan matahari partai yang dipersatukan di Koalisi Indonesia Maju (KIM) pada perhelatan Pilpres, hingga berhasil menghantarkan pasangan Prabowo-Gibran terpiilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden masa jabatan 2024-2029.

Di Pilbup 2024 ini, KIM akan tegak lurus. Mulai pusat, regional dan juga daerah. Termasuk di Pacitan, KIM akan terus berlangsung,” bebernya.

Justru yang menjadi perseteruan sengit namun tidak kentara, sambung Sutikno, yaitu perebutan kursi pimpinan tertinggi di lembaga DPRD, dimana tiga politikus Demokrat diakui atau tidak diakui, saat ini mereka tengah “perang dingin” untuk beradu keberuntungan sebagai calon AE 3 (sebutan untuk Ketua DPRD Pacitan, Red).

Ketiga politikus dari partai milik SBY itu antara lain, Ronny Wahyono, yang merupakan jago petahana, Arif Setia Budi (ASB) dan juga Rahkman Wijayanto.

“Ketiganya merupakan politikus andalan yang dimiliki Demokrat. Ronny yang sudah dua periode menjabat sebagai Ketua DPRD. Kemudian ASB yang di struktural Demokrat menjabat sebagai Sekretaris DPC.

Dan juga Rahkman Wijayanto, yang pada Pileg 14 Februari lalu berhasil meraih suara terbanyak se kabupaten. Ini sebenarnya fenomena cukup panas, namun tertepis oleh euforia Pilbup,” tuturnya.

Masih di kesempatan yang sama, dari ketiga “jawara politik” Demokrat tersebut, Rahkman Wijayanto atau lebih populis dengan panggilan Wiwit Bagong, yang menurut Sutikno, punya chance besar untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP sebagai pimpinan tertinggi di DPRD.

Selain mendapatkan suara terbanyak se Kabupaten saat Pileg lalu, mantan Kades Arjowinangun itu, juga punya kedekatan emosional dengan Bupati Aji, yang secara kebetulan juga menjabat sebagai Ketua DPC Demokrat Pacitan. “Fenomena ini yang membuat Ronny maupun ASB ketir-ketir.

Ronny maupun Wiwit Bagong, sama-sama berwacana ikut ambil bagian di Pilbup 2024. Ronny sebagai bakal calon bupati dan Wiwit sebagai bakal calon wakil bupati pendamping Mas Aji. Tapi sekali lagi saya prediksikan mereka akan tetap kembali ke gedung DPRD,” tandasnya.(Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian