Jaga Keseimbangan Ekosistem Darat dan Pesisir, Telkom Tanam 200 Mangrove di Wilayah Kantor STO Sungsang

Penanaman bibit mangrove ini melibatkan 100 karyawan Telkom dan turut dihadiri perangkat desa serta masyarakat setempat. Keberadaan mangrove di sekitar STO Telkom Sungsang, diharapkan dapat menjadi wilayah pelestarian dan konservasi untuk menjaga ekosistem pesisir sehingga bencana banjir tidak kembali terulang.

“Tidak menutup kemungkinan kita akan terus memperluas jangkauan pelestarian ini sebagai bentuk CSR yang lebih luas lagi. Salah satunya sesuai dengan informasi dari bapak camat Sungsang adalah masih banyak lahan-lahan gundul yang menunggu untuk diolah dan ditanami bibit mangrove. Kemudian, tugas selanjutnya dilestarikan dan dijaga,” ujar General Manager Wilayah Telkom Sumatera Selatan, Setiawan Nugroho.

Salah satu wujud tanggungjawab Telkom adalah dengan memberikan perhatian terhadap lingkungan sekitar wilayah operasional agar tetap terjaga dan harmonis dengan masyarakat. Program TJSL Telkom Indonesia merupakan bagian integral dalam bisnis inti perusahaan yang diwujudkan melalui program creating shared value. Salah satunya berfokus pada konservasi lingkungan hidup untuk memberikan kontribusi dan dampak positif yang terus meningkat untuk mewujudkan inklusi digital yang mendorong peningkatan daya saing dan kesejahteraan masyarakat.

Konsep Environmental, Social, and Governance (ESG) saat ini, menjadi aspek value creation dan komitmen yang harus diimplementasikan oleh perusahaan untuk mendukung kinerja serta inisiatif dalam menjaga keberlanjutan. Aspek lingkungan dalam ESG berfokus pada mengurangi dampak perusahaan terhadap lingkungan serta pengelolaan sumber daya secara bertanggung jawab. Melalui komitmen ESG ini, Telkom berharap tidak hanya dapat mengurangi risiko kerusakan lingkungan, tetapi memperkuat upaya konservasi lingkungan. (REL)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *