NTT, Liputan68.com- Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Ranaka Sejahtera Bersama gelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-XIX.
Forum bermartabat ini berlangsung pada Sabtu, 1 Maret 2025 bertempat di Aula Dinas Kominfo Provinsi NTT.
Turut hadir dalam momen ini, Ketua Dewan Koperasi Wilayah (Dekopinwil) NTT, Paulus Rante Tadung serta ratusan anggota KSP Ranaka Sejahtera Bersama yang tampak antusias.
Ketua Dewan Pengurus KSP Ranaka Sejahtera Bersama, Dominikus Ancis mengatakan bahwa saat ini tercatat aset Koperasi Ranaka senilai Rp 4,5 Miliar lebih.
“Saat ini jumlah anggota kita ada 992 orang. Walaupun dengan jumlah begit, kita mampu mengelolah keuangan dengan baik sehingga aset kita mencapai Rp 4,5 Miliar lebih,” terang Ancis.
Dia juga menjelaskan, pada tahun 2025 KSP Ranaka Sejahtera Bersama akan mulai terapkan digitalisasi dalam transaksi maupun laporan.
“Jadi semua laporan keuangan dan transaksi anggota akan lewat aplikasi dan tersistem dengan baik, hal ini tentu bagus dengan prinsip tranparan dan akuntabel yang selama ini sudah kita terapkan,” jelasnya
Ancis juga menegaskan bahwa, pada tahun 2025 ini untuk pinjaman tidak lagi menggunakan jaminan orang, akan tetapi menggunakan jaminan barang yaitu berupa sertifikat, BPKB dan sebagainya.
Lanjutnya, pada tahun 2025 ini, pengurus KSP Ranaka Sejahtera Bersama akan berupaya mengaktifkan kembali para anggota yang tidak aktif atau mundur diri dan termasuk yang belum melunasi kewajibannya.
“Langkah yang kami ambil, nanti kami akan mengunjungi lewat kelompok arisan, bisa juga kami kunjung dari rumah kerumah, jelasnya.
Domi Ancis juga mengajak para anggota dan masyarakat dapat bahu membahu membangun KSP Ranaka Sejahtera Bersama.
“Mari kita membangun lembaga ini secara bersama-sama karena Koperasi Ranaka saat ini dan seterusnya akan tetap eksis. Tentu keberadaan eksisnya ini kita harus memperbaharui transformasi dari manual menuju ke digitalisasi,” urainya.
