Untuk itu, kegiatan Upacara Metatah Bersama tetap dilakukan setiap tahun, kecuali saat pandemi Covid-19 tiga kali tidak dilaksanakan, karena menyangkut kepentingan orang banyak.
“Tapi, hal itu tidak mengurangi dan tidak absen kegiatan-kegiatan yang lainnya, seperti Donor Darah, karena memang saat itu dibutuhkan darah dan juga Bedah Rumah serta bagi-bagi sembako,” kata Made Ratnadi.
Begitu tiga tahun selesai pandemi Covid-19, lanjutnya pihaknya dari Pasraman Sarwa Dharma Denpasar kembali melaksanakan upacara Metatah Bersama, karena upacara serupa telah dilakukan sebelumnya.
Mengingat, didalam Pasraman Sarwa Dharma Denpasar, pihaknya memiliki perkumpulan yang sangat komplet dengan mengabdi secara tulus ikhlas.
“Disitu ada Serati Banten, Sulinggih, Pinandita, bagian komsumsi, bagian upakara dan sebagainya. Nah, itu semua kegiatan-kegiatan kemanusiaan dan aksi sosial yang kita lakukan itu tidak terlepas dari kelompok kami yang ada di Pasraman Sarwa Dharma Denpasar,” urainya.
Selain itu, pihaknya dari Pasraman Sarwa Dharma Denpasar tidak menganggu aktivitas mereka dalam bekerja dan berusaha. Seiring berjalannya waktu hingga Hari-H, mereka telah mengatur waktu dengan cermat dan efektif hingga pelaksanaan puncak upacara Metatah Bersama.
“Karena grup kami sangat banyak, solid dan ngayah tulus ikhlas yang bisa ada luang waktu, mereka datang ke Pasraman Sarwa Dharma sambil duduk-duduk dan diskusi apa yang akan dilakukan,” tambahnya.
Tak hanya itu, pihaknya dari Pasraman Sarwa Dharma Denpasar juga mengundang hadir khalayak umum, yang dari tahun ke tahun semakin bertambah. Selain itu, juga diundang Kelian Banjar dan pihak pejabat Desa setempat.
“Kita undang tahun upacara Metatah Bersama 2025 ini sudah meluas dengan diundang Ketua PHDI Pusat, PHDI Provinsi Bali dan para pejabat yang ada disini,” jelasnya.
Berhubung Pasraman semakin membesar dan kelompok semakin banyak, maka Made Ratnadi berencana membuat suatu Yayasan secara cepat, singkat dan efektif, sesuai usulan mereka.
“Namanya itu adalah Yayasan Tatar Parahyangan Bali yang sudah kita buat. Jika kegiatan-kegiatan Metatah Bersama dan sebagainya bisa kita pakai Pasraman Bali, yang jelas kita sudah punya Badan Hukum atas Asing Kerta Nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa semoga semuanya bisa berjalan dengan baik dan lancar,” harapnya.
Upacara Manusa Yadnya Bersama ini, juga dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Pasraman Sai Sarwa Dharma Denpasar ke-24, yang jatuh pada 20 Juni, setiap tahunnya.
Patut diketahui, bahwa Pasraman Sarwa Dharma Denpasar bakal menggelar Upacara Manusa Yadnya Bersama diantaranya Tiga Bulanan, Wetonan, Menek Kelih, Metatah dan Pewintenan di Jalan Gunung Athena II Depan Villa Athena Padangsambian Kelod Denpasar, Sabtu-Minggu, 28-29 Juni 2025. (Van).
