NTT, Liputan68.com- Malam di Kecamatan Malaka Tengah kembali hidup. Pasar malam atau Rona-Rona resmi dibuka di Lapangan Tabene, Umaakatahan, Kota Betun, mulai Kamis malam, 31 Juli 2025.
Tak hanya membawa hiburan, kehadiran Rona-Rona juga akan memicu geliat ekonomi masyarakat lokal dan pelaku UMKM.
Sejak Rabu malam (30 Juli), meski belum resmi dibuka, ratusan warga tumpah ruah di lokasi. Anak-anak, pemuda, hingga orang tua memadati area pasar malam, yang dipenuhi lampu warna-warni, musik, dan aroma jajanan tradisional.
“Antusiasme luar biasa. Belum buka saja sudah ramai. Ini bukan hanya hiburan, tapi juga perputaran ekonomi bagi banyak orang,” ujar Lazarus Dafensa Manafe, pemuda lokal yang akrab disapa Bang Sarus, saat diwawancarai oleh Media Mata Compas.
UMKM Diuntungkan, Warga Desa Dapat Akses Hiburan
Beragam wahana permainan ditawarkan: lempar gelang, lempar bola, pancing botol, hingga gelinding bola berhadiah. Harga terjangkau: Rp5.000–Rp10.000 per permainan. Di balik tenda permainan itu berdiri puluhan pelaku usaha kecil yang kini mendapat angin segar dalam usahanya.
“Selama ini kalau cari hiburan, anak-anak harus ke pusat kota. Sekarang Rona-Rona hadir di dekat desa. Ini sangat membantu,” kata Lazarus.








