NTT, Liputan68.com- Anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Filmon Loasana menyebut, dalam waktu 100 hari kerja pertama, Pemerintah Kota Kupang telah menunjukkan perubahan signifikan dalam persoalan sampah.
Keluhan masyarakat mulai berkurang, dan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan sampah semakin tumbuh
“Sampah bisa jadi duit kalau dikelola dengan tertib dan disiplin. Kami di PSI mendukung penuh program Pak Wali. Terbukti baru 100 hari kerja, persoalan sampah mulai tertangani dan keluhan masyarakat mulai berkurang. Ini bukti keberhasilan,” ujar Filmon, yang juga menjabat sebagai Ketua PSI Kota Kupang, (5/8/2025).
Lebih lanjut, Filmon menekankan bahwa pengelolaan sampah harus menjadi tanggung jawab bersama.
Ia menyampaikan dirinya siap untuk membangun tempat penampungan sampah menggunakan dana pribadi, asalkan ada komitmen dan kerja sama antara RT, kelurahan, dan warga.
“Kalau ada lahannya, saya siap bangun tempat sampah pakai uang saya sendiri. Tapi harus ada kesepakatan dengan RT dan kelurahan agar tidak terbengkalai. Kami juga akan pasang CCTV untuk memantau agar masyarakat tertib,” tegasnya.
“Kita mendukung penuh terhadap program pengelolaan sampah yang sedang digalakkan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo,”








