100 Hari Kerja Wali Kota Kupang, Yos Dogon: Bekerja Tulus dan Biarkan Rakyat Menilai

NTT, Liputan68.com- Anggota DPRD Kota Kupang tiga periode berturut-turut dari Fraksi Golkar, memberikan komentar reflektif terkait evaluasi 100 hari kerja Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena C. Francis.

Menurutnya, perjalanan membangun Kota Kupang perlu dilakukan secara tulus dan konsisten, serta tidak perlu saling menyalahkan pemimpin sebelumnya.

“Segala sesuatu ada masanya. Pemimpin-pemimpin terdahulu seperti Pak Samuel Kristian Lerik, Pak Daniel Adoe, Pak Jonas Salean hingga Jefri Riwu Kore dan lainnya, semuanya baik dengan cara masing-masing. Jadi tidak perlu dikatakan yang dulu tidak beres,” ucap Dogon (19/8/2025)

Ia menekankan agar pemerintah saat ini fokus bekerja dan menyerahkan penilaian kepada masyarakat.

“Jalan saja dulu, jangan puji diri sendiri. Biarkan rakyat yang menilai. Kalau masyarakat menilai kita baik, maka mereka akan mendukung lagi,” tegasnya.

Yos Dogon mengapresiasi beberapa langkah awal Pemkot Kupang seperti penanganan sampah, namun mengingatkan agar memperhatikan kualitas fasilitas agar program dapat berjalan jangka panjang.

“Tong sampah memang bagus, tapi kalau kena panas terus cepat rusak. Hal-hal seperti ini harus dipikirkan agar efektif,” ujarnya.

Menurutnya, Kota Kupang bukan wilayah yang luas, sehingga penataan dan kebersihan kota semestinya lebih mudah dilakukan jika ditangani dengan serius.

Ia juga mendorong adanya inovasi anggaran. “Saya berharap ada semangat menjemput bola ke pusat seperti Pak Gubernur Melki Laka Lena. Jangan hanya bergantung pada APBD atau PAD. Mari kita bangun bersama, tanpa saling menyalahkan,” tambahnya.

Yoseph Dogon menutup dengan ajakan untuk kembali pada prinsip dasar pemerintah, yakni bekerja dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.***

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *