Dikutip dari: sumutpos.co
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Forum Honorer Indonesia (FHI) Kota Medan mengadukan dugaan pemotongan uang pembayaran honor para guru di sekolah SD Negeri 064011 di Kecamatan Medan Deli kepada wakil rakyat di DPRD Medan. Adanya oknum kepsek yang melakukan hal itu dinilai telah membuat kondisi kesejahteran para guru honorer di sekolah itu kian terpuruk. “Tadi kami sudah melaporkan hal itu kepada Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Pak Rajuddin.
Dikatakan Fahrul, para guru di SD Negeri 064011 Kecamatan Medan Deli telah mengadu kepadanya jika oknum Kepala Sekolah mereka yang baru, telah memotong uang honor mereka pada catur wulan terbaru ini, yakni sebesar 20 persen dari total Dana BOS.
“Selama ini saat kepsek yang lama, honor mereka itu 50 persen dari total dana BOS, sekarang dipotong 20 persen menjadi 30 persen. Akibatnya, honor mereka jadi berkurang. Padahal, alasan pemotongan juga tidak jelas apa sebabnya,” kata Fahrul.
Ia juga menjelaskan, bahwa saat ini para guru memilih untuk tidak mengambil gaji yang dimaksud karena tidak mau dibayar upahnya dengan nominal yang telah dipotong tersebut.
“Itu sebabnya kami adukan hal ini kepada DPRD Medan, kami harapkan oknum kepsek seperti ini tidak dibiarkan melakukan hal yang sewenang-wenang. Kami minta Disdik juga punya peran untuk mengatasi hal ini,” ujarnya.
