Pak Jokowi Dan Upacara Adat Tradisional

Oleh: Dr. Purwadi, M.Hum

(Ketua Lembaga Olah Kajian Nusantara LOKANTARA, hp. 087864404347)

A. Sarana Memohon Keselamatan.

Keragaman di negeri ini disadari betul oleh Pak Jokowi. Kenyataan adanya ragam budaya ini perlu dihargai. Upacara adat tradisional menjadi sarana untuk mohon keselamatan kepada Tuhan. Setiap suku di Indonesia memiliki tradisi yang perlu dihormati ini wujud toleransi atas keberagaman.

Bhinneka Tunggal Ika

Warna warna tatacaraning urip.
wiwit Sabang tumekeng Merauke.
maewu- ewu pulau. kang dumadi
wus nyawiji datan cecengilan.
beda- beda panembahe. budaya sarta basane
binela- binela Bhinneka Tunggal Ika. iku semboyaning Indonesia. lahir batin nyata kanthi dasar Pancasila.

Pemahaman atas tafsir dan makna amat bagus. Bumi Nusantara terdiri dari bermacam- macam adat istiadat, tradisi, suku bangsa, bahasa dan agama mereka adalah warga negara yang mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Dari Sabang sampai Merauke hendaknya mereka hidup rukun dan saling menghormati. Perbedaan adalah kekayaan yang semakin mengokohkan jati diri bangsa.

Masyarakat punya adat yang beragam. Seorang pemimpin harus memahami paham slametan. Slametan adalah upacara sedekah makanan dan doa bersama yang bertujuan untuk memohon keselamatan dan ketentraman untuk ahli keluarga yang menyelenggarakan. Biasanya untuk hajatan keberangkatan naik haji ke tanah suci, keberangkatan anak yang mau sekolah ke luar daerah, pendirian sebuah rumah baru, dan sebagainya. Kegiatan tradisional memang perlu didukung.

Dhandhanggula
Dhedhep tidhem.

prabawaning ratri,
sasadara wus manjer kawuryan,
tan kuciwa memanise, menggep srinateng dalu,
siniwaka sanggya pra dasih, aglar neng cakra wala, winulat ngelangut, prandene kabeh kebekan,
saking kehing taranggana kang sumiwi, warata tanpa sela.

Kinalangan kekuwung awengi,
lir wewengkon bale mandhakiya,
pasewakaning pamase, jroning kalang kadulu,
kang sumewa marek neng ngarsi, mung punggawa sajuga,
karya panjer surup,
pra mukyaning taranggana,
kang sawega rumeksa pringganing ratri, ngayomi ayuning rad.

Tan petungan panjrah ing wadya lit,
arahane mawor mawurahan, ngapit narmada prenahe,
jro petenging sarayu,
angragancang Sang Bimasekti, nyuwak tutuking naga,
kang sikareng laku,
yeku mangka pralampita, mrih mengeta kang mantep teteping budi, widada kang sinedya.

Badan jaba wujud kita iki,badan jêro munggwing jroning kaca, ananging dudu pangilon, pangilon jroning kalbu,
yèku wujud kita pribadi, cumithak jro panyipta, ngêrêmkên pandulu, luwih gêdhe barkahira, lamun janma wus gambuh lan badan batin,
sasat srira bathara.

Melalui pagelaran wayang Pak Jokowi paham benar tafsir dan maknanya. Maka karya Pujangga Yasadipura amat dalam nilai filosofis. Sang Pujangga trampil dalam olah swara serta mahir berbahasa. Suasana malam dilukiskan begitu indah. Bintang rembulan mega mendhung menghiasi langit biru. Lantas dikenal istilah gugusan lintang Bimasakti. Menggambarkan gugusan bintang yang mirip dengan adegan Bima sedang bertarung dengan Naga Nemburnawa.

Bagi masyarakat Surakarta episode dalam cerita Dewaruci karya Yasadipura yang dimakamkan di Pengging sangat berbobot. Cerita ini bagi penggemar Kejawen berisi tentang wejangan ilmu kasampurnan.

Rasa slamet menjadi tujuan utama. Harapan pada masa depan yang lebih cemerlang, di samping harus dilakukan dengan pendekatan yang ilmiah rasional dan yang serba kasat mata, perlu juga dilakukan pendekatan adikodrati atau supranatural yang bersifat spiritual. Upacara slametan termasuk kegiatan batiniah yang bertujuan untuk mendapat ridha dari Tuhan.

Sluman slumun slamet. Kegiatan slametan menjadi tradisi hampir seluruh kehidupan di pedesaan Jawa. Ada bahkan yang meyakini bahwa slametan adalah syarat spiritual yang wajib dan jika dilanggar akan mendapatkan ketidakberkahan atau kecelakaan.

Dana rasa sudah menjadi tradisi yang baik buat masyarakat. Mereka berusaha untuk memberi sebagian rejeki. Sedekah jadi jalan untuk membuka kelancaran hidup.

Konsep berbagi merupakan kegiatan sosial yang menyejarah. Seorang pemimpin harus memahami konsep bancakan. Bancakan adalah upacara sedekah makanan karena suatu hajat leluhur, yaitu yang berkaitan dengan problem dum -duman pembagian terhadap kenikmatan, kekuasaan, dan kekayaan. Maksudnya supaya terhindar dari konflik yang disebabkan oleh pembagian yang tidak adil. Maka perlu keseimbangan.

B. Ritual Adat Masyarakat Adat.

Komunitas adat berusaha melestarikan tradisi warisan nenek moyang. Negara wajib memberi penghormatan serta perlindungan. Tujuannya agar bebrayan berlangsung aman damai. Sedekah menjadi sarana pelestarian tradisi spiritual. Upacara bancakan sering digunakan dalam acara bagi waris, sisa hasil usaha dan keuntungan perusahaan. Warganya mendapat bathi kang migunani.

Kepada putra wayah Pak Jokowi menasihati, agar melakukan upacara adat. Harapannya agar masing-masing pihak merasa dihargai hak dan jerih payahnya sehingga solidaritas anggota terjaga. Di mana- mana solidaritas mudah dibangun dalam suasana terjepit. Akan tetapi sulit dicapai dalam masa pembagian keuntungan karena orang cepat lupa diri, ingin saling jegal dan cenderung menang sendiri. Upacara bancakan dimaksudkan untuk menghindari hal tersebut. Warga nusantara nguri nguri upacara tradisi.

Sinom

Mangkya darajating praja. kawuryan wus sunyaturi. rurah pangrehing ukara.
karana tanpa palupi.
atilar silastuti.
sujana sarjana kelu.
kalulun kalatidha.
tidhem tandhaning dumadi.
ardayengrat dene karoban rubeda

Ratune ratu utama.
patihe patih linuwih.
pra nayaka tyas raharja. panekare becik- becik.
paranedene tan dadi
paliyasing kala bendu. mandar mangkin andadra.
rubeda angrebedi.
beda beda ardaning wong saknegara.

Katetangi tangisira
sira. sang paramengkawi.
kawileting tyas duhkita. katamen ing ren wirangi. dening upaya sandi.
sumaruna angrawung.
mangimur manuhara. met pamrih melik pakolih. temah suka ing karsa tanpa wiweka

Dasar karoban pawarta. bebaratun ujar lamis.
pinudya dadya pangarsa. wekasan malah kawuri.
yan pinikir sayekti.
mundhak apa aneng ngayun. Andhedher kaluputan. siniraman banyu lali. lamun tuwuh dadi kekembanging beka.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *