Kemdikbud: Seluruh Sekolah dan Kampus Dibuka Juli, tapi Ortu Boleh Tak Beri Izin

Jakarta, Liputan68 | Sekolah tatap muka akan dibuka pada Juli 2021 hal ini di sebutkan Presiden Jokowi dan Mendikbud Nadiem Makarim. Hal ini dilakukan apabila proses vaksinasi ke guru selesai seluruhnya.

Lantas, apakah seluruh tingkatan sekolah akan dibuka? Apakah di seluruh daerah atau daerah tertentu?

“Dibuka seluruhnya serentak, tapi dengan bertahap dan tidak tatap muka murni,” kata Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbud Jumeri saat berbincang dengan melalui telepon, Kamis (25/2).

Menurut Jumeri yang dimaksud dengan tatap muka tidak murni yaitu tidak semua murid datang ke sekolah atau tatap muka, ada sebagian yang juga tetap ikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

“Misalnya separuh kelas, seminggu anak sekolah 2-3 hari saja dan dengan prokes ketat. Setelah vaksinasi selesai guru-guru diharap masuk karena anak-anak sudah lelah dan jenuh di rumah, berat banget. Siswanya berat, ortunya berat,” ujar Jumeri.

Presiden Jokowi meninjau proses vaksinasi para guru di SMA Negeri 70 Bulungan, Jakarta Selatan.

Vaksinasi pada Guru Jadi Kunci

Jumeri menjelaskan, vaksinasi ke guru menjadi kunci pembelajaran tatap muka ini dimulai. Targetnya, 5,7 juta guru, tenaga pendidik, dan dosen selesai divaksinasi pada Juni 2021.

“Sampai Juni tuntas seluruh Indonesia. Februari-April di Jawa dan Bali kemudian luar Jawa, tuntas Juni. Total 5,7 juta guru, dosen, dan tenaga pendidikan,” tutur dia.

Jadi, pada Juli 2021 perguruan tinggi juga melakukan hal yang sama. Sudah boleh tatap muka.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *