MEDAN – LIPUTAN68.COM – Tindak kekerasan oleh aparat dilingkungan Rumah Dinas Gubsu dalam menghadapi aksi mahasiswa yang hanya 10 orang untuk menyampaikan aspirasi agar Gubsu menurunkan harga BBM kembali membuktikan arogansinya dan mempraktekkan komunikasi yang sangat buruk dilakukan oleh Edy Rahmayadi
“Selayaknya Edy Rahmayadi mengundang 10 orang mahasiswa tersebut masuk kerumah dinas untuk berdialog sembari berbuka puasa bersama, aksi mahasiswa itukan dilakukan menjelang berbuka puasa, bukan malah digebuki, kasar sekali itu” ujar Wakil ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Aswan Jaya yang disampaikan disela-sela acara silaturrahim Pujakesuma Sumut pada Jumat (7/5/2021)
Selanjutnya Aswan Jaya mengatakan bahwa saat ia menyerap aapirasi mahasiswa melalui dialog yang hangat tentu akan memberikan penilaian positif dari publik Sumut.
“Kalau dengan cara menggebuki mahasiswa yang demo, tentunya Edy Rahmayadi membuktikan dirinya memang masih kekanak-kanakan, anti kritik, otoriter, arogan dan anti demokrasi, tak layak untuk terus memimpin dan efeknya sangat berbahaya bagi masyarakat Sumut” tegas Aswan
