oleh

Aksi Mahasiswa Digebuki, Meryl Pertanyakan Komitmen Demokrasi Gubsu

MEDAN – LIPUTAN68.COM – Aksi 10 orang Mahasiswa dengan tuntutan pencabutan Pergubsu No. 1 tahun 2021 pada Jumat sore (7/5/2021) berakhir ricuh, kericuhan tersebut disebabkan arogansi aparat dilingkungan rumah dinas Gubsu di jalan Sudirman

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Provinsi Sumut Fraksi PDI Perjuangan Meryl R Saragih menyatakan bahwa peristiwa itu tak perlu terjadi seandainya semua pihak terutama Gubsu dengan aparat dilingkungan rumah dinas memiliki rasa kemanusiaan dan pemahaman yang utuh tentang demokrasi

“Apalagi peristiwa itu terjadi disaat Bulan Puasa Ramadhan yang mana melatih kita untuk menonjolkan empati kemanusiaan, tetapi itu sangat tidak terlihat saat peristiwa penggebukan 10 mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya” ungkap Meryl saat memberikan keterangan persnya disela-sela kegiatan Diklat Satgas Cakra Buana DPD PDI Perjuangan Sumut pada Sabtu (8/5/2021)

Liputan JUGA  Meryl Sebut Penanganan Covid-19 Butuh Sinergisitas dan Tidak Main Sendiri-Sendiri

Selanjutnya, Meryl menyebutkan bahwa pengalamannya saat menjadi aktivis mahasiswa dan turun ke jalan di tahun-tahun 2007-2011 di Jakarta tidak pernah menemukan dan mengalami seperti apa yang terjadi kemarin sore dilingkungan tersebut rumah dinas gubsu tersebut

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.