Medan – Liputan68.com – Kita sering mendengar istilah influencer tapi apakah Anda benar-benar tahu apa yang dimaksud dengan Influencer. Influencer adalah seorang dengan jumlah followers atau pengikut banyak, yang memiliki pengaruh besar kepada audience.
Berdasarkan ‘Buku Ajar E-Commerce’ oleh Vera Selvina, dkk,’ Digital influence adalah kemampuan mempengaruhi, merubah opini, dan perilaku secara online. Sederhananya, arti influencer adalah mereka yang memiliki pengaruh di sosial media.
Dalam marketing, arti Influencer merupakan strategi pemasaran. Tugas influencer untuk mempengaruhi, merubah opini, dan merubah perilaku audiencenya melalui online, dengan karakter Influencer itu sendiri.
Influencer biasanya mendapatkan promosi dengan endorsement. Endorsement atau endorse dalam bentuk iklan atau promosi yang dilakukan oleh public figure, termasuk influencer.
Manfaat influencer dalam bisnis mampu meningkatkan brand awareness, dan penjualan sesuai target yang ditentukkan perusahaan yang mengajaknya bekerja sama.
Dikutip dari buku bertajuk ‘UMKM Digital Era New Normal’ karya Musnaini, dkk. Berikut jenis-jenis influencer:
Influencer Berdasarkan Jumlah Followers
Influencer Mikro
Influencer mikro adalah seseorang yang memiliki jumlah followers 10 ribu orang, atau bahkan di bawah itu. Influencer mikro efektif digunakan untuk promosi produk.
Kekuatan influencer mikro adalah keterikatan (engagement) dengan followersnya. Dengan memahami followersnya, seorang influencer mikro mampu membuat konten yang lebih relevan dengan followersnya.
Influencer Makro
Influencer makro adalah influencer yang memiliki lebih dari 100 ribu followers. Biasanya, influencer makro dikenal luas, walaupun belum seterkenal kalangan selebritis.
Dengan jumlah followersnya, influencermakro berpotensial mempromosikan produk ke lebih banyak orang. Selain itu, dengan menggunakan influencer makro bisa membuat produk atau brand terlihat eksklusif.
Contoh influencer makro adalah @alodita, @suciutami, @ridwanhr dan masih banyak lagi.
Influencer Premium
Influencer premium adalah top influencer dengan jumlah followers paling banyak. Influencer premium adalah influencer yang memiliki jutaan followers.
Persentase pembelian produk dari rekomendasi influencer premium mungkin tidak sebesar influencer lain, namun masih tetap menjanjikan. Alasanya, jangkauan pesan dari influencer premium sangat luas.
Contoh influencer premium adalah @raffinagita1717, @princessyahrini, @ayutingting92 dan lain-lain.
Jenis Influencer Berdasarkan Media yang Digunakan
Selebgram
Selebritis Instagram atau Selebgram merupakan public figure yang menggunakan media sosial Instagram sebagai media promosi produk. Selebgram akan memanfaatkan kepopuleran mereka untuk melakukan promosi atas kerja sama dengan brand dari suatu perusahaan. Contoh Selebgram di Indonesia adalah Rachel Venya, Awkarin, Fadil Jaidi, dan masih banyak lagi.
YouTuber
YouTuber adalah orang yang mengunggah video ke YouTube tentang suatu informasi, termasuk informasi produk. Peran YouTuber cukup signifikan, karena lebih dari 90% pengguna internet mengenal produk baru melalui YouTube. Bekerja sama dengan YouTuber yang memiliki pengikut banyak, tentu akan berpotensi menarik perhatian masyarakat pada produk. Contoh YouTuber di Indonesia adalah Atta Halilintar, Deddy Corbuzier, Ria Ricis dan masih banyak lagi.
Blogger
Blogger merupakan seorang yang memiliki dan mengelola sebuah blog. Tidak sedikit blog yang digunakan untuk melakukan review, tentang produk dengan berbagai fokus reviewnya. Ketika Blogger merekomendasikan suatu produk, tentu akan menarik pembacanya mencoba produk tersebut. Contoh Blogger di Indonesia adalah Sonia Eryka dan Julia Marius.(SS)
