Kuatnya Fanatisme Masyarakat Terhadap SBY Dan Demokrat, Paslon Independen Diprediksi Urung Menampakkan Batang Hidungnya Di Pilbup Pacitan?

Pacitan – Negara menjamin hak konstitusional seluruh warga masyarakat non partisan partai politik, untuk ikut ambil bagian sebagai pasangan calon perseorangan pada perhelatan Pilbup serentak 2024.

Sekalipun fenomena tersebut, sangat jarang terjadi di banyak provinsi, kabupaten/kota di negara ini.

Demikian juga di Kabupaten Pacitan. Pasangan calon (Paslon) independen tersebut, tak pernah menampakkan batang hidungnya alias belum pernah ada calon perseorangan non partai politik tersebut.

Seperti diketahui, paska terselenggaranya pemilu legislatif di Tahun 2004 silam, dengan hadirnya Partai Demokrat di panggung politik tanah air, sontak hal tersebut sangat memengaruhi peta politik di Kabupaten Pacitan.

Kabupaten berjuluk Kota 1001 Goa tersebut, seakan memiliki budaya politik spesifik yang tentu jauh berbeda dengan kabupaten/kota lainnya.

Ketika tersebut nama Pacitan, maka akan lekat dalam ingatan masyarakat, SBY dan Demokrat. Itu fakta politik yang sampai detik ini masih belum bergeser.

Demikian pula ketika awal kali diselenggarakannya Pilbup secara langsung, sederetan nama paslon besutan Demokrat, melenggang sebagai pemenang, dengan perolehan suara sangat siginifikan.

Seperti almarhum Suyono, almarhum HG Soedibyo, Indartato (bupati dua periode) dan Indrata Nur Bayuaji.

HG Soedibyo merupakan politikus gaek Partai Golkar. Kehadirannya sebagai Bupati Pacitan yang hanya selama tiga bulan tersebut, berkat kebijakan pengganti antar waktu (PAW), lantaran bupati definitifnya kala itu, Suyono, berhalangan tetap sebelum berakhir masa jabatannya.

Dilatari sejarah politik tersebut, kehadiran paslon independen di Pilbup serentak 2024, diprediksi sangat kecil kemungkinannya.

Terkecuali paslon tunggal yang akan bertarung dengan bumbung kosong, dimungkinkan bisa terjadi di Pilbup Pacitan. Itu mengingat masih kuatnya fanatisme masyarakat terhadap tokoh sentral, yaitu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Partai Demokrat.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *