Hadiri Pelantikan Pengurus PORPI Bali, Wagub Cok Ace Dorong Kemajuan Olahraga Pernapasan

LIPUTAN68.COM, DENPASAR -Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali I Gusti Ngurah Wiryanata menghadiri Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia (DPD PORPI) Provinsi Bali Bali masa bakti 2023-2027 di Istana Taman Jepun, Jalan Hayam Wuruk Denpasar, Sabtu (2/9/2023).

Dalam sambutan singkatnya, Wagub Cok Ace mengapresiasi pembentukan dan pelantikan pengurus DPD PORPI Bali setelah sebelumnya sempat vakum. Ia berharap, kepengurusan PORPI Bali yang baru dilantik gencar melakukan sosialisasi untuk lebih memasyarakatkan olahraga pernapasan. Menurut pengamatannya, olahraga pernapasan dewasa ini makin diminati oleh masyarakat karena banyaknya manfaat yang bisa diperoleh.

Wagub Cok Ace menyebut, olah napas bisa dikategorikan sebagai level tertinggi dalam upaya memelihara kesehatan dan kebugaran tubuh. Selain itu, olahraga pernapasan ini bisa dilakukan oleh semua kelompok umur.

Masih dalam sambutannya, Wagub Cok Ace menyinggung soal pelantikan pengurus yang menurutnya merupakan rutinitas untuk memenuhi amanat AD/ART. Mengingat organisasi ini baru aktif kembali setelah sekian lama vakum, Guru Besar ISI Denpasar ini mengingatkan sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian yaitu pendanaan, program kerja dan keorganisasian.

Terkait pendanaan, ia minta organisasi ini kreatif melakukan terobosan agar bisa menyiasati kemungkinan minimnya dukungan anggaran. “Sedangkan untuk program kerja, sesuaikan dengan situasi kekinian. Jangan buat program muluk-muluk, tapi tak bisa dieksekusi,” cetusnya.

Hal lainnya yang juga diingatkan Wagub Cok Ace adalah keorganisasian yang diharapkannya dapat mengadopsi kearifan lokal. “Sesuaikan dengan situasi di Bali, bidang apa yang sekiranya perlu ditambah dalam struktur,” sarannya.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *