NTT, Liputan68.com- SMK Negeri 5 Kupang menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang energi baru terbarukan.
Sebanyak 10 guru sekolah kejuruan ini resmi mengikuti uji kompetensi tenaga teknik kelistrikan bidang pembangkit tenaga listrik, subbidang konsultasi tenaga surya, yang dilaksanakan bersama tim asesor eksternal dari Jakarta.
Plt Kepala SMK Negeri 5 Kupang, Hebner Dakabesy, menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dan melibatkan empat asesor dari Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Konservasi Energi, dan Energi Terbarukan (PPSDM KEBTKE) Kementerian ESDM.

“Uji sertifikasi ini meliputi penjelasan materi, ujian teori, hingga praktik. Semua tahapan akan dinilai langsung oleh asesor profesional dari Jakarta,”
“Kami yakin 10 guru ini akan lulus, karena sebelumnya mereka juga sudah mendapat pelatihan peningkatan kapasitas,” ungkap Hebner, Senin (1/9/2025).
Ia menambahkan, pelaksanaan sertifikasi ini tidak terlepas dari dukungan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT (PLN UIW NTT) yang sebelumnya telah menyalurkan dana CSR untuk peningkatan kompetensi guru teknik energi baru terbarukan.
“Road map kami jelas, setelah guru mengikuti pelatihan, mereka harus diuji sertifikasi agar kompetensinya diakui secara profesional. Bersyukur PLN hadir dan mendukung langkah ini. PLN sangat serius dalam menyiapkan generasi masa depan bersama dunia pendidikan,” ujarnya.
Selain sertifikasi, SMK Negeri 5 Kupang juga tengah berupaya melengkapi fasilitas peralatan pembelajaran, termasuk pembangkit listrik tenaga surya, mikro hidro, hingga tenaga bayu. Hal ini sejalan dengan potensi energi baru terbarukan yang melimpah di NTT.
“Kami berharap sertifikasi ini berdampak besar, bukan hanya bagi sekolah dan peserta didik, tetapi juga bagi daerah. Ini sejalan dengan visi-misi Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma yang menempatkan NTT sebagai provinsi energi baru terbarukan,” jelas Hebner.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada mitra industri, dunia usaha, dan dunia kerja yang terus berkolaborasi dengan SMK Negeri 5 Kupang.
“Untuk PLN, kami sangat berterima kasih. Sertifikasi ini sebenarnya kami rencanakan tahun depan, tapi berkat dukungan mereka, bisa terlaksana lebih cepat. Semoga kerja sama ini terus berlanjut demi peningkatan mutu pendidikan vokasi, khususnya di bidang energi baru terbarukan,” pungkas Hebner.***
