LIPUTAN68.COM – MEDAN – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara (Kwardasu) menunjukkan aksi nyata kemanusiaan dengan menerjunkan tim khusus ke berbagai wilayah yang terdampak bencana alam.
Langkah ini diambil guna mempercepat pemulihan fasilitas publik, khususnya rumah ibadah, pasca terjangan banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah titik di Sumatera Utara baru-baru ini.
Ketua Kwarda Sumut, Dr. Dikky Anugerah Panjaitan, M.SP, Rabu (24/12/2025) menegaskan bahwa pengerahan personel ini merupakan bentuk komitmen Pramuka Peduli dalam meringankan beban masyarakat.
“Ini adalah aksi nyata Pramuka dalam membantu sesama. Kami fokus pada pembersihan rumah ibadah agar masyarakat dapat segera kembali beribadah dengan layak dan nyaman setelah terdampak bencana,” ujar Dr. Dikky dalam arahannya.
Kwardasu membagi kekuatan dengan mengirimkan tim khusus ke lima wilayah terdampak paling parah, yakni: Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Langkat.
Setiap wilayah disiagakan tim yang terdiri dari 15 hingga 20 orang personel. Tidak hanya tenaga manusia, tim ini juga dibekali dengan peralatan khusus untuk memastikan proses pembersihan lumpur dan puing sisa bencana dapat berjalan efektif dan cepat.
