Laka Lantas Masih Berpotensi Besar Terjadi Di JLS Pacitan, Utamanya Kendaraan Berat. Ini Biangnya Menurut Staf Ahli Bupati Prayitno
Pacitan,Liputan 68.com-Di balik kemegahan Jalur Lintas Selatan (JLS) yang menjadi tulang punggung konektivitas wilayah selatan Pacitan, masih tersimpan persoalan krusial yang tak bisa diabaikan, yaitu keselamatan pengguna jalan.
Sejumlah titik pada ruas strategis tersebut dinilai belum ideal secara anylemen atau geometrik jalan, sehingga kerap memicu kecelakaan, terutama bagi kendaraan bertonase berat.
Kondisi itu menjadi fokus koordinasi antara Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Prayitno, dengan Kepala Bappedalitbang Kabupaten Pacitan, Heru Sukresno.
Pertemuan tersebut secara khusus menginventarisasi titik-titik rawan di JLS yang membutuhkan penyempurnaan teknis demi menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Menurut Prayitno, keberadaan JLS tidak cukup hanya sebagai jalur penghubung antardaerah, tetapi harus memenuhi standar keselamatan yang memadai.
Ia menilai, selama perbaikan geometrik jalan belum dilakukan secara menyeluruh, potensi kecelakaan masih akan terus menghantui jalur tersebut.
“JLS ini jalur vital. Jika masih menyisakan risiko kecelakaan, terutama bagi kendaraan besar, maka dampaknya bukan hanya pada korban, tetapi juga pada kelancaran distribusi dan aktivitas ekonomi,” tegas Prayitno, Rabu (24/12/2025).
Sementara itu, Heru Sukresno mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pacitan sebenarnya telah mengajukan usulan perbaikan anylemen JLS, khususnya di wilayah Gawang, kepada pemerintah pusat. Usulan tersebut telah disampaikan ke Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur, Bappenas, hingga Kementerian PUPR.
Namun, Prayitno kembali menekankan bahwa upaya tersebut harus kembali diperjuangkan secara lebih intensif. Menurutnya, pengawalan kebijakan hingga tingkat pusat menjadi kunci agar perbaikan JLS tidak hanya berhenti pada dokumen perencanaan.
“Keamanan dan kenyamanan JLS sangat menentukan. Ketika jalur ini aman dan lancar, maka arus logistik dan mobilitas masyarakat akan meningkat, dan itu menjadi pintu masuk pertumbuhan ekonomi Pacitan,” ujarnya.
Pemkab Pacitan berharap, sinergi yang lebih kuat dengan pemerintah pusat dapat segera membuahkan langkah konkret, sehingga JLS benar-benar berfungsi sebagai jalur strategis yang aman, andal, dan mampu mendorong kemajuan wilayah selatan Pacitan secara berkelanjutan.(Red/yun).

Tinggalkan Balasan