“Donor Darah Rasa Healing: Cara YCCK Gabungkan Aksi Sosial dan Refleksi Jiwa”

DENPASAR – Upaya menjaga ketersediaan stok darah di Bali mendapat dukungan nyata dari kolaborasi komunitas. Yayasan Cahaya Cinta Kasih (YCCK) bersama SOUL Community Denpasar menggelar aksi sosial bertajuk SOUL Action Berbagi Kasih di Unit Transfusi Darah PMI Provinsi Bali.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (18/4/2026) tersebut, sebanyak 34 kantong darah berhasil dikumpulkan dari para pendonor. Kontribusi ini dinilai penting dalam mendukung kebutuhan medis masyarakat yang terus meningkat.

Namun, kegiatan ini tidak berhenti pada donor darah semata. Peserta juga diajak mengikuti sesi SOUL Reflection, sebuah metode refleksi diri yang memberi nilai tambah pada kegiatan sosial ini.

Koordinator kegiatan, dr. Suryantha Adisastra, menegaskan bahwa pendekatan ini dirancang untuk memberikan dampak ganda—sosial dan personal.

“Kami ingin menghadirkan aksi sosial yang tidak hanya membantu sesama, tetapi juga memberi ruang bagi individu untuk mengenal dirinya sendiri,” jelasnya.

Pihak PMI Provinsi Bali pun memberikan apresiasi. Made Geria Arnita menilai keterlibatan komunitas menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan stok darah.

Menurutnya, partisipasi masyarakat seperti ini harus terus didorong agar kesadaran kolektif terhadap donor darah semakin meningkat.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa gerakan sosial berbasis komunitas mampu menghadirkan inovasi—menggabungkan aksi kemanusiaan dengan pendekatan reflektif yang menyentuh sisi emosional peserta.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *