Agung Manik Danendra (AMD) Diusung Hanura Mantapkan Koalisi Kuat, Hadiri Pertemuan Alumnus UGM

Pada kesempatan itu, Kartika yang menyatakan sudah mengetahui track record AMD, semenjak masih di bangku kuliah. Bahkan, AMD selaku Ketua Perhimpunan Kebangsaan pernah bersama Jend. Wiranto mendirikan Partai Hanura. “AMD ini aktifis militan, terobosannya banyak berhasil dan sudah dirasakan manfaatnya. Seperti Bus Kampus, Kopma kredit tanpa bunga untuk mahasiswa sampai Kantin Kampus pun sukses dikelola. Kalo isi kampus ngak tahu AMD, bukan mahasiswa itu,” celoteh Kartika. AMD juga sempat memaparkan langsung visi dan misi Denpasar Satu untuk membangun Kota Denpasar dengan konsep Asta Marga yang akan membuat Kota Denpasar menjadi lebih baik lagi. Di samping itu, penataan lingkungan yang Asri, menjadi skala prioritas Denpasar AMD (Asri, Mandiri dan Damai), sehingga Kota Denpasar menjadi tertata dengan baik, nyaman tidak semrawut termasuk pengelolaan sampah yang profesional.

Di tempat terpisah, AMD juga sempat sempat bertemu dengan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) saat Seminar Nasional Musyawarah Nasional (Munas) XIII KAGAMA dengan mengusung tema ‘Kesiapan SDM Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0 Roadmap Pembangunan SDM Indonesia’ yang dibuka Gubernur Bali yang diwakili Wakil Gubernur Bali, Tjokorta Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace di Ballroom Hotel Grand Inna Bali Beach Sanur, Denpasar, Kamis (14/11/2019) siang. AMD selaku tokoh muda millenial Kota Denpasar ini, memang tidak bisa dipandang sebelah mata, setelah jalin silaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat, para Alumnus SMAN 3 Denpasar, para Alumnus Almamater Kampus Udayana, sekarang merapat ke alumnus UGM. Sebagai alumni salah satu universitas terbaik di Indonesia itu, AMD yang bernama lengkap DR. Anak Agung Ngurah Manik Danendra, SH.,MH.,MKn makin dikenal sebagai tokoh millenial yang pantas memimpin Kota Denpasar yang elektabilitasnya terus meroket.

Insert foto : AMD saat menghadiri Seminar Nasional Alumni UGM di Inna Grand Bali Beach Sanur, Kamis (14/11/19) siang.

AMD pun sudah mengantongi berbagai terobosan dan kebijakan yang akan diterapkan dalam pemerintahan untuk menata Kota Denpasar secara fundamental melalui konsep Asta Marga yang akan membuat Kota Denpasar menjadi lebih baik lagi. Di samping itu, penataan lingkungan yang Asri, menjadi skala prioritas Denpasar AMD (Asri, Mandiri dan Damai). Hal itu juga disampaikan AMD saat berdiskusi ringan dengan sesama Alumnus Almamater UGM, diantaranya Prof.DR. Paparipurna, SH.,MHum.,LLM mantan Dekan FH UGM yang sekarang Pembantu Rektor UGM ikut mensupport AMD. “Sesama alumnus harus saling mendukung,” ucapnya. AMD menyampaikan siap maju di Pilwali Kota Denpasar, sehingga meminta para sahabahatnya memberi sumbangan pikiran tentang strategi pembangunan 4.0. “Tentu sesama alumnus saling membantu, walau dibatasi dengan jarak pulau minimal bisa memberi sumbangan pikiran untuk AMD,” katanya.

Saat di kesempatan yang sama AMD yang duduk di jejeran kursi terdepan, juga berbincang dan berdiskusi ringan dengan Rektor IHDN Prof.DR. I Gst Ngurah Sudiana yang telah lama dikenalnya sempat saling bertukar pikiran untuk pembangunan Bali. “Bangsa kita jangan sampai tertinggal mengikuti era digitalisasi ini, pergerakan begitu cepat seiring SDM bangsa ini harus segera ditingkatkan,” tegas AMD, seraya menyebutkan pemikiran strategis pembangunan, seperti yang pernah dipaparkan AMD dalam salah satu misinya, yakni “Ekonomi Kreatif dengan Ekonomi Digital” sangat tepat diterapkan di Kota Denpasar mewujudkan Kota Creatif dan Smart. Pemikiran-pemikiran yang dihasilkan dari seminar nasional ini, juga akan direkomendasikan kepada Presiden Joko Widodo yang merupakan Alumnus UGM, sebagai dasar roadmap pembangunan SDM Indonesia menghadapi revolusi industri 4.0.

AMD lulusan Notaris UGM tahun 2001 ini, Tokoh Millenial yang punya wawasan luas, intelektual tinggi, luas pergaulannya, peduli sosial, dengan track record yang nyata kiprahnya untuk masyarakat banyak, juga berdiskusi sesama rekan-rekan alumnus UGM almamaternya, menyampaikan pemikiran strategis bahwa masyarakat dunia sudah tidak dibatasi oleh wilayah, tatanan masyarakat bergerak tanpa pemisah karena digitalisasi, era ini paling kental dengan generasi millenial. Para generasi millenial ini, dianggap sekarang generasi yang paling eksis dan akrab dengan piranti digitalisasi. Mau tidak mau segala pemikiran maupun strategi pembangunan merujuk kepada era digitalisasi ini. AMD tokoh Millenial Puri Tegal Denpasar memang pantas menyandang “AMD yang AMD untuk AMD “, Agung Manik Danendra yang Anak Millenial Denpasar untuk pembangunan Kota Denpasar yang Asri Mandiri Damai. Karena melalui pemikiran AMD bisa menjawab tantangan Millenial ini. (5412)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *