Diakui Akhyar, tingkat kesadaran masyarakat untuk memakai masker semakin baik sehingga dia optimis penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat dapat diminimalisir. Di samping itu bagi warga yang positif Covid-19 diwajibkan menjalani karantina di rumah sakit, tidak diperbolehkan lagi menjalani isolasi mandiri di rumah.
“Kita tidak mau orang yang ada di rumah itu akan tertular Covid-19 karena ada anggota yang positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumah. Saat ini jumlah warga yang masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) terus bertambah. Hal ini terjadi akibat adanya hubungan kekerabatan dengan anggota keluarga yang positif Covid-19. Jadi gitu ada anggota keluarga yang positif Covid 19, maka yang bersangkutan harus menjalani karantina di rumah sakit,” tegasnya.
Selain itu tambah Akhyar, Pemko Medan dalam upaya mendukung pelaksanaan new normal juga tengah mempersiapkan kelengkapan tentang pelayanan public yang low risk (beresiko rendah), middle risk (beresiko menengah) hingga high risk (beresiko tinggi) Lalu, mempersiapkan serta menganalisis tentang kesiapan pelaksanaan pendidikan kepada para peserta didik. “Kita belum bisa putuskan kapan anak sekolah akan mulai masuk sekolah kembali. Kita masih mengkaji dan menganalisis sesuai dengan kondisi menuju new normal,” ungkapnya.
Sebelumnya Gubsu Edy Rahmayadi dalam rapat, menyampaikan bahwa masa tanggap darurat di Sumut telah berakhir, Jumat (29/5). Dari 33 kabupaten/kota yang ada di Sumut, ada 16 yang belum terpapar Covid-19. Selanjutnya, Provinsi Sumut akan memasuki new normal namun sebelum itu lebih dulu memasuki masa transisi yang akan berlangsung mulai 30 Mei-6 Juni mendatang. Di masa transisi tersebut, jelas Gubsu, diperlukan intervensi dan upaya kongkrit dari GTPP melalui sosialisasi, edukasi dan penyiapan masyarakat.
Dalam rapat tersebut, Gubsu telah menyampaikan sejumlah pokok pikiran dan keinginan yang akan dilakukan untuk melaksanakan new normal. Guna menghasilkan kebijakan yang akan diterapkan dalam pelaksanaan new normal nantinya, Gubsu meminta kepada seluruh kabupaten/kota di Sumut untuk memberikan masukan sehingga menghasilkan langkah-langkah strategis yang akan dilakukan bersama-sama.
“Usai rapat ini, saya minta masing-masing kabupaten/kota harus menyampaikan langkah-langkah yang akan dilakukan menyusul dilaksanakannya new normal. Saya berharap dalam tiga hari ini telah mendapatkan konsepnya. Saya tidak mau kebijakan yang akan dilakukan melalui top-down tetapi bottom-up. Jadi mari kita bekerja dengan dengan sebaik-baiknya dan bertanggungjawab terhadap masyarakat Sumut. Saya akan lakukan itu dengan penuh tanggung jawab, jujur, berani, tulus dan ikhlas,” ujar Gubsu.
(M-01)
