Memang kita sepakat bahwa kritik itu baik. Terutama di negara demokrasi, Indonesia misalnya, kritik sebagai energi untuk berbenah.
Dari aspek ilmu komunikasi, kritik merupakan proses dialektika antar manusia berbasis fakta, data, bukti analisis, evaluasi dan argumentasi yang bertujuan membentuk pemahaman, menemukan solusi dalam rangka perbaikan tentang sesuatu hal. Ini sesuai dengan aksiologi komunikasi.
Sebaliknya, pesan yang sifatnya celaan, makian, merendahkan, mengadudomba, mencari kambing hitam, pembenaran, mempermalukan dan sejenisnya, itu sama sekali bukan kritik. Ini sangat bertolak belakang dengan aksiologi komunikasi.
Salam
DR. Emrus Sihombing
Komunikolog Indonesia
0812 8689 8015
Editor : SF
