MEDAN – LIPUTAN68.COM – Ketua Pansus Covid-19 Medan, Robi Barus, bingung dengan sikap Akhyar Nasution yang tak kunjung penuhi panggilan
Ketua Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Medan, Robi Barus, mengaku kehabisan kata-kata melihat sikap yang ditunjukkan Pelaksana tugas (Plt) Walikota Medan, Akhyar Nasution.
Pasalnya, dalam lanjutan rapat Pansus Covid-19, Senin (29/6), Akhyar yang dipanggil dalam posisi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 tak kunjung menampakkan batang hidungnya.
Padahal, ini merupakan panggilan undangan rapat ketiga yang dilayangkan Pansus Covid-19 kepada Akhyar Nasution. Dalam rapat ini, Akhyar malah menugaskan Kepala BPKAD Kota Medan, T Ahmad Sofyan, untuk hadir.
“Ada apa sih sebenarnya sampai tiga kali diundang tak mau hadir? Saya tak punya kata-kata lagi. Bisa-bisa kata yang tak etis keluar nanti,” kata Robi, dilansir Kantor Berita RMOLSumut.
“Ini (undangan) yang ketiga, yang pertama tak hadir, diwakili Sekretaris GTPP. Panggilan kedua tak ada konfirmasi, dan yang ketiga ini diwakili Kepala BPKAD,” sambungnya.
Dengan sikap Akhyar ini, Robi menilai jika Pemkot Medan sudah tak lagi menghargai DPRD Medan sebagai lembaga.
