Mewaspadai Potensi Darurat Komunikasi Ruang Publik

Sebab, perbandingan semacam ini sama sekali sudah sesat logika karena tidak setara satu dengan yang lain, seperti membandingkan antara benda padat dengan benda cair.

Efek lanjutan, mereka yang terkena manipulasi persepsi tersebut, turut berwacana sehingga ruang publik semakin tercemar.

Pola komunikasi politik di atas, selain tidak edukatif, tetapi juga berpotensi menimbulkan darurat komunikasi ruang publik. Tentu ini sangat bertentangan komunikasi kebersamaan.

Oleh karena itu, potensi darurat komunikasi ruang publik tersebut harus segera ditangani dengan menciptakan suasana komunikasi kebersamaan yang asertif yang mampu membuat semua pihak nyaman dalam rumah kebangsaan.

Lembaga yang bertanggungjawab menciptakan suasana komunikasi kebangsaan yang asertif, menurut hemat saya, Kementerian Komunikasi dan Informasi, Badan Pembinan Ideologi Negara, Unit Komunikasi Istana, semua biro komunikasi kementerian dan instansi pemerintah dari pusat hingga daerah yang terkelola dengan baik dalam suatu unit kerja Koordinator Manajemen Komunikasi Pemerintah.

Salam,
Emrus Sihombing
Direktur Eksekutif
Lembaga EmrusCorner

Editor : SF

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *