JAKARTA – LIPUTAN 68.Com| Pemerintah Korea Utara telah melaporkan apa yang digambarkannya sebagai kasus pertama yang diduga sebagaiĀ coronavirus. Kantor berita negara KCNA Korean Central News Agency.(Kantor Berita Pusat Korea / Layanan Berita Korea via AP) melansir Pembelot Korea Utara yang datang kembali melewati garis demarkasi memiliki gejala Covid-19.
Sementara itu Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memerintahkan penutupan daerah demarkasi daerah kota Kaesong.
Bagaimana mungkin daerah perbatasan yg dijaga ketat bisa dilintasi begitu saja. Hal ini juga memaksa Kim memerintahkan segera dilakukan penyelidikan dan memperingatkan mereka yang bertanggung jawab ” bahwa hukuman berat” akan diberikan.
Suatu kemustahilan memang kalau Korea Utara tidak memiliki kasus Covid-19 – demikian diungkapkan para analis .
Pada pertemuan politbiro Sabtu (25/07/2020), Kim memerintahkan “sistem darurat maksimum” untuk menahan virus. Sementara rival abadinya Korea Selatan belum melaporkan adanya atau terjadinya pelintas batas antara kedua negara dalam beberapa hari terakhir.
