“Alhamdulillah dengan bantuan ini kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk berproduksi,” kata Nasri.
Penjualan hasil produksinya juga mudah terserap pasar karena bermitra dengan PT. Indofood yang siap membeli hasil panen petani. Selain itu, kemitraan dengan BRI akan meningkatkan nilai tambah produk pertanian dengan pengolahan hasil yang lebih beragam.
Seperti diketahui, kentang menjadi salah satu fokus komoditas yang saat ini digaungkan Kementerian Pertanian melalui gerakan diversifikasi pangan lokal sumber karbohidrat non beras.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan pentingnya sektor pertanian dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dari pusat hingga daerah dalam menjaga ketahanan pangan.
“Pertanian menjadi solusi, termasuk dalam menghadapi covid-19. Karena itu saya minta para gubernur, bupati, walikota, camat dan lurah, hingga kepala desa bahu membahu menangani ketahanan pangan, termasuk menangani dampak, ekonomi akibat covid-19,” ujar Mentan SYL saat pencanangan Gerakan Diversifikasi Pangan yang diikuti oleh 34 provinsi secara virtual, Rabu (19/8) lalu.
Rangkaian Jelajah Desa Pangan antara lain melakukan panen kentang dan sarasehan temu desa. Hadir dalam kegiatan ini perwakilan BRI, PT Indofood, BPTP Jatim, Dinas Pertanian Kab Malang, gapoktan, PPL dan petani kec Ngantang.
(M-01)
