“Berdasarkan diagnose klinis dan hasil test swab positif, dokter penanggungjawab pasien (DPJP) menyatakan pasien meninggal akibat terinfeksi COVID-19 dengan Komorbid (penyakit penyerta) diabetis militus, B24 (virus HIV,red) dan CKD (Chronic Kidney Disease/gagal ginjal,red),” papar Suweca yang juga Kadiskominfosandi Kabupaten Buleleng itu.
Suweca yang dikenal sebagai pejabat tertutup alias tidak bisa bergaul dengan wartawan itu mengungkapkan, tim medis GTPP melaporkan 4 kasus probable dari Kecamatan Buleleng sebanyak 2 orang, Sawan 1 orang dan Sukasada 1 orang. Sementara jumlah pasien sembuh sebanyak 17 orang, berasal dari Kecamatan Buleleng 10 orang, Sawan 2 orang, Tejakula 1 orang, Seririt 3 orang dan Kecamatan Gerokgak 1 orang.
Disebutkannya, kasus konfirmasi dalam perawatan sebanyak 45 orang, dengan rincian RSUD Buleleng sebanyak 8 orang, RS Balimed 1 orang, RS Karya Dharma Usada 1 orang, RS Kerta Usada 7 orang, RS Shanti Graha 2 orang dan RSJ Bangli 1 orang. ”Sebanyak 25 orang isolasi mandiri,” pungkas Suweca.
Penulis: Francelino
Editor: Sarjana
