BEDUGUL-LIPUTAN68.COM – Gubernur Bali DR Ir I Wayan Koster, MM, memberikan apresiasi dan dukungan terhadap diberlakukannya kebijakan dan regulasi dalam mempermudah transaksi pembayaran antara pedagang dan pembeli, khususnya dalam rangka pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari.
Gubernur asal Buleleng itu berjanji akan mendorong agar fasilitas ini dapat digunakan oleh pelaku UMKM di Bali, karena pandemi COVID-19 ini memberi dampak yang sangat besar terhadap perekonomian Bali, yakni pertumbuhan perekonomian Bali mengalami kontraksi yang cukup parah untuk pertama kalinya, di mana sesuai data BI dan BPS Bali pada kuartal I Bali mengalami kontraksi sebesar 1,14 persen dan pada kuartal II Bali mengalami kontraksi sebesar 10,98 persen.
Untuk itu, Pemprov Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Koster bekerja sama dengan sejumlah perbankan terus melakukan upaya pemulihan, khususnya pada sektor pertanian, koperasi dan sektor informal lainnya. Hal ini disampaikan Gubernur Koster saat digitalisasi pembayaran kawasan pariwisata dan soft launching web pasar se-Bali dalam rangka menyambut tatanan Bali Era Baru, di Kebun Raya Bali, Kamis (24/9/2020).
Beberapa pointer yang disampaikan Gubernur Koster dalam sambutannya, antara lain BRI dan BI diminta terus berinovasi di masa pandemi ini untuk terus meningkatkan kualitas layanannya berupa digitalisasi pembayaran kawasan wisata seperti yang difungsikan pada Kebun Raya Bedugul ini, sebagai kemajuan di dalam penyelenggaraan di bidang kepariwisataan dengan menggunakan teknologi digital.
