BUPATI AGUS MINTA BIBIT UNGGULAN DAN PRODUKTIF

Bibit-bibit yang diserahkan kepada masyarakat atau instansi secara gratis, akan dipantau kelanjutannya. Maka, selama pendistribusian, pihak BPDASHL selalu berpesan agar bibit-bibit yang diterima harus ditanam dan dipelihara. Selanjutnya, monitoring secara berkala juga dilakukan. Pada saat penyerahan ada Berita Acara sehingga jumlah yang diserahkan diketahui. “Kita terus kontrol. Moga-moga bibit yang ditanam tumbuh dengan baik,” ucap Titik Wurdiningsih.

Dia menambahkan selain program penyerahan bibit dan penghijauan, ada program baru dari KLHK yaitu Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) KLHK. Dalam hal ini adalah padat karya tanaman mangrove. Untuk di Kabupaten Buleleng, PEN KLHK berlangsung di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak seluas delapan hektar dan Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak seluas sepuluh hektar.

“PEN KLHK ini bertujuan untuk melestarikan ekosistem mangrove dan masyarakat sekitar pesisir mendapatkan penghasilan untuk pemulihan ekonomi,” pungkas Titik Wurdiningsih.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *