SINGARAJA-LIPUTAN68.COM – Bupati Buleleng, Bali, Putu Agus Suradnyana mengusulkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Unda Anyar untuk memberikan bibit unggul dan produktif sebagai upaya penghijauan di wilayah Kabupaten Buleleng.
Agus menjelaskan bibit unggul dan produktif sangat dibutuhkan sebagai upaya penghijauan di Kabupaten Buleleng. Selain bibit yang unggul dan produktif, penyerahan kepada masyarakat juga tepat waktu. Penyerahannya bisa dilakukan pada saat musim hujan. Sehingga, bibit yang ditanam benar-benar hidup dan bisa dimanfaatkan.
“Mungkin bibit yang diberikan bisa yang unggul, produktif dan lebih besar. Penyerahannya pun di waktu yang pas misalnya musim hujan. Hingga hasilnya bisa maksimal,” jelas Agus saat menerima audiensi dari BPDASHL Unda Anyar di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Selasa (29/9/2020).
Pemkab Buleleng sudah pernah mencoba melakukan penghijauan dengan menggunakan dana APBD di sekitar Danau Buyan. Bibitnya sudah besar dan produktif sehingga hasil saat ini bisa maksimal. Bahkan, bibit tersebut ditanam di lahan yang kering. “Saya pakai yang besar, unggul dan produktif sehingga kembali, hasil yang dipetik bisa maksimal,” ujar Agus.
Menjawab usulan Agus tersebut, Kepala BPDASHL Unda Anyar Titik Wurdiningsih menyebutkan untuk tahun 2020 ini jumlah bibit yang diberikan adalah 500 per jenis. Bibit ini merupakan bibit unggul dan sudah tersertifikasi. Sehingga total ada 2000 bibit untuk empat jenis yaitu nangka, durian, alpukat dan mangga. “Mudah-mudahan tahun depan bisa meningkat jumlah ini semasih ada komunikasi dan koordinasi tentang apa yang dibutuhkan di Kabupaten Buleleng,” sebutnya.








