PEMKAB BULELENG PAKAI BUAH LOKAL DI UPACARA WANARALABA


PULAKI-LIPUTAN68.COM – Upacara Wanaralaba (pemberian makanan kepada kera) di wilayah Pura Agung Pulaki, Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, kini menggunakan buah lokal Buleleng.

“Penggunaan buah lokal di Kabupaten Buleleng nampaknya sudah mulai dilakukan oleh kalangan masyarakat Buleleng, baik sebagai sarana upacara maupun konsumsi pribadi. Buah lokal seperti buah jeruk, pisang, anggur serta bunga gumitir dan telur ayam kali ini digunakan sebagai sarana upacara Wanaralaba di Pura Agung Pulaki,” jelas Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat melakukan persembahyangan di Pura Agung Pulaki, Kamis (1/10/2020).

Sebelumnya, Agus menekankan kepada jajarannya agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Buleleng menggunakan buah lokal. Baik sebagai sarana upacara maupun kegiatan-kegiatan lainnya. Dengan menggunakan buah lokal dipastikan putaran perekonomian di Buleleng akan semakin meningkat khususnya pada sektor pertanian. “Kalau buah lokal terserap dengan baik maka mereka (petani) akan menjaga kualitas buahnya,” katanya.

Sementara itu, Kelian Ageng (pemimpin) Pengurus Pengempon Pura Agung Pulaki, Jro I Nyoman Bagiarta mengatakan upacara WAnaralaba digelar rutin saat upacara Pujawali di Pura Agung Pulaki lan Pesanakan Ida yang jatuh pada Purnamaning Sasih Kapat. Wanaralaba adalah sebuah tradisi yang sudah berjalan secara turun-temurun sebagai wujud syukur dan terimakasih kepada Tuhan.
“Apapun yang merupakan hasil bumi seperti jagung, pisang dan buah lainnya kita wajib mempersembahkannya,” ucapnya.

BAGIKAN KE :