Berdasarkan keterangan warga sekitar, Jalan Pintu Air IV yang rusak parah sudah sangat lama belum diperbaiki. “Sudah lama sekali ini belum diperbaiki, sudah ada 20 tahun,” ujar Muliukur, seorang warga yang tinggal tepat di depan lokasi aspal rusak, Jumat (2/10/2020).
Muliukur sudah tinggal di lokasi jalan rusak ini selama hampir 30 tahun, namun selama dirinya tinggal di sana belum pernah sekalipun jalan rusak tersebut diperbaiki. “Enggak pernah diperbaiki, padahal bahaya juga ini kalau hujan air menggenang sering orang jatuh. Karena kan enggak tahu di mama lubangnya, dalam pulak itu lubang-lubang jalan ini,” terangnya.
“Kalau kayak kami kan sudah tahu mana yang berlubang, tapi kalau yang enggak tahu kan enggak nampak dia tertutup air,” tambah nya.
Muliukur sangat berharap ada perbaikan jalan yang dilakukan oleh pemerintah setempat. Karena kerusakan jalan yang cukup parah ini menurut nya sangat mengganggu. “Kalau bisa diperbaiki lah, sudah lama kali seperti ini, berbahaya dan menganggu pengguna jalan. Kami pun terganggu karena susah orang lewat atau mau parkir di depan ini,” harapnya.
Camat Medan Johor Zulfakhri Ahmadi mengatakan, perbaikan jalan Pintu Air IV sudah diajukan ke Musrenbang. Namun realisasi yang dilakukan oleh Dinas PU baru separuh jalan. “Kalau kami dari Kecamatan sudah ajukan itu, tapi realisasi nya baru setengah, belum sampai seluruh nya hingga perbatasan Kecamatan Medan Tuntungan,” katanya.
Perbaikan jalan yang baru setengah tersebut, ujar Ahmadi dilakukan pada tahun 2019. Sementara untuk tahun 2020 belum ada anggaran yang direalisasikan dari Dinas. “Untuk tahun ini belum ada anggaran yang diberikan, karena mungkin ada refocusing untuk covid-19 itu,” tuturnya.(cr14/tri bun-medan.com)
