Lingkungan sosial budaya kota Surakarta membentuk mbak Selvi Ananda untuk memahami nilai kearifan lokal. Lingkungan keluarga telah membentuk kepribadian yang mandiri. Lingkungan pendidikan formal membentuk pada cara berpikir logis sistematis.
Pada masa remaja Mbak Selvi Ananda bersekolah di SMA Negeri I Surakarta. Lalu dilanjutkan kuliah di STIE AUB Surakarta jurusan Akuntansi. Dengan berbekal tekad kuat keinginan luhur, proses pendidikan dijalani dengan gancar lancar.
Perkuliahan ditempuh dengan prestasi cemerlang. Tumuju marang kamulyan dalane ora alus. Akeh sandhungane, gedhe godha rencanane. Nanging sapa temen bakal tinemu. Waton gembleng tekade, nyawiji pambudi dayane. Linambaran sabar tawakal. Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.
Harapan orang tua diwujudkan oleh Mbak Selvi Ananda Putri. Kerja di Bank Panin dilakukan dengan sepenuh hati. Tertib dan disiplin dijunjung tinggi. Atasan dan rekan kerja kompak saling mendukung. Ketrampilan, pengetahuan serta kepribadian yang tangguh meningkatkan produktivitas.
Di sela-sela itu pula Mbak Selvi masih sempat menjadi presenter di perusahaan televisi lokal Solo. Tugasnya sebagai pembawa acara. Kegiatan ini didukung penuh oleh sang kakak, yaitu Mbak Dita Andini Purbowo. Kakak beradik bersatu padu melangkah untuk maju.
Pada tahun 2009 Mbak Selvi Ananda terpilih sebagai pemenang Putri Solo. Prestasi gemilang diperoleh melalui jalan yang amat panjang. Status sebagai Putri Solo, lantas mendapat tugas duta wisata untuk rute Solo Singapura. Karier yang bagus diperjuangkan dengan kepintaran dan kepribadian paripurna. Sebuah keteladanan yang mengandung banyak pelajaran.
Penyanyi legendaris Sundari Soekotjo amat tepat memberi deskripsi tentang Putri Solo. Lagu gagrag keroncong ini amat terkenal diseantero Nusantara. Cocok benar untuk melukiskan Mbak Selvi Ananda yang menyandang status Putri Solo. Mari kita simak bersama alunan syair.
Putri Solo
Putri Solo ayune kepara nyata.
pancen pinter alelewa. dhasar putri Solo nganggo selendhang pelangi.
sumampir ana pundhak. cundhuke kembang melathi.
dadi lan pantese.
Melakune kaya macan luwe. sandhal jepit penganggone.
kiyet kiyet swarane.
kelap kelip ya suwenge. dhasar putri Solo.
Putri Solo yen ngguyu dekik pipine.
ireng manis kulitane.
dhasar putri Solo.
Ujare para winasis. Siji garise pesthi, loro temune jodho, telu tumurune wahyu, papat mundhake pangkat, lima tibane nugraha. Telah tiba saatnya Mbak Selvi Ananda Putri bertemu jodoh.
Pada tanggal 11 Juni 2015 Mbak Selvi Ananda Putri menikah dengan Mas Gibran Rakabuming Raka. Pasangan bapak Didit Supriyadi – Sri Partini resmi berbesanan dengan pasangan bapak Joko Widodo – Iriana. Dengan selamat sentosa, mbak Selvi mas Gibran menjalankan biduk rumah tangga.
Kapiyarsi kidung amurwani. Minangka sasmita. Tumapak ing adicara panggih. Manten putri mijil saking panti.Tan pantara lami. Nenggih dhaupipun.
Sri Temanten wus jajar sumandhing.
Sinongsongan puspa
Dewandaru sajuga arane. Wijayandaru ingkang sawiji.
Jinurung pepuji.
Pra tamu sadarum.
Wus tinepak kang antiga yekti.
Minangka pasemon.
Sri temanten wus pecah pamore.
Katon sumunar prabane yekti.
Nedya amurwani.
Mangun brayatipun.
Winijikan sekar setaman sri
Dadya pralampita
Wus rinuwat sagung sukertane
Temah lulus rahayu lestari. Mandhireng pribadi. Lir narendra agung.
Pinaringan toya wening yekti
Amengku suraos
Sri temanten wening panggalihe. Aywa nganti tumindak tan yekti. Minta sihing Widhi. Yen lagi kalimput.
Tafsir dan makna ajaran tembang amat dalam.
Ajaran tembang ini berkaitan dengan acara mantenan di daerah Solo raya. Pitutur luhur tentang soal rumah tangga, agar suami istri rukun. Pengantin harus mewujudkan keluarga yang tentram damai. Rumah tangga yang kuat menjadikan negara makin kokoh.
Kawasan antara gunung Merapi, Merbabu, Lawu, Sewu, Kendheng peduli ular ular manten. Nasihat penganten yang termuat dalam tembang diperhatikan betul oleh Mbak Selvi Ananda dan Mas Gibran Rakabuming Raka. Ternyata leluhur Jawa sejak jaman dulu telah memiliki peradaban yang halus mulus. Pitutur luhur sangat cocok untuk pasangan temanten.
Kebahagiaan itu telah datang pada tanggal 10 Maret 2016. Mbak Selvi Ananda melahirkan seorang bayi tampan yang diberi nama Jan Ethes Srinarendra. Nama yang amat bagus ini berarti kesehatan sejati bagi sang raja. Jan berarti benar. Ethes berarti lincah sehat. Srinarendra berarti raja yang memerintah dengan bijaksana.
Gembira amarwata suta, Pak Jokowi dan Bu Iriana beja kemayangan. Ibarat sedang kebanjiran segara madu, kejugrugan gunung sari. Jan Ethes Srinarendra kemana-mana menemani Pak Jokowi. Benar-benar menjadi cucu kesayangan. Jan Ethes ngaturi eyang kakung dengan sebutan Mbah Wi. Dunia menjadi sejuk, segar, damai begitu melihat hubungan sang kakek dengan cucu.
Keluarga Mbak Selvi Ananda dan Mas Gibran Rakabuming Raka bertambah bahagia sejahtera. Pada tanggal 15 November 2019 telah lahir bayi perempuan yang amat cantik jelita. Namanya La Lembah Manah. Bagaimana arti nama indah ini ? La itu termasuk kata penekanan yang merujuk rasa kagum. Lembah berarti andhap asor, rendah hati, sopan santun, tata krama. Manah berarti hati yang suci, pikiran yang bersih.
Jangkep jangkane jaman, lengkap sudah biduk bahtera rumah tangga yang dibina oleh Mbak Selvi Ananda Putri dengan Mas Gibran Rakabuming Raka. Kelahiran Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah merupakan hiburan Pak Joko Widodo, Bu Iriana, Bu Sri Partini, Mbak Kahiyang Ayu, mas Bobby Nasution dan mas Kaesang Pengarep.
Mbak Selvi Ananda Putri benar-benar telah menempati drajating wanita. Putri Solo ini berbakti pada keluarga Mas Gibran Rakabuming Raka di kota Surakarta. Sedaya sami basuki lestari, sembada kang sinedya, jumbuh kang ginayuh.
(M-01)
