Namun pada hari ini, Kamis, 15 Oktober 2020 berdasarkan laporan dari nelayan lokal sekitar Pelabuhan Tamperan, telah melihat sosok mayat mengapung di dekat breakwater. Selanjutnya anggota Kamladu beserta para nelayan segera mengangkat mayat tesebut dan mengidentifikasi.
“Hasilnya benar, bahwa yang ditemukan adalah Haviz. Kemudian langsung di evakuasi menuju RSUD Darsono menggunakan kendaraan Dinas dari BPBD Pacitan,” ceritanya.
Sementara itu sampai detik ini, polisi masih menyelidiki sebab musabab tewasnya korban. Meski kesimpulan awal, korban tewas akibat tenggelam di laut. (yun).
