ASAHAN – LIPUTAN68.COM – Akibat dari wabah covid -19 yang sudah berlangsung hampir satu tahun, diperkirakan mutu pendidikan setiap daerah terus merosot tajam, dampaknya kualitas lulusan dan daya saing akan semakin menurun drastis. Hal ini tidak bisa dipungkiri, kenyataan lapangan menunjukkan fenomena ke arah itu.
Oleh karena itu diperlukan partisipasi yang serius dari semua stakeholder untuk membangun dan meningkatkan layanan pendidikan, ungkap Mahdi Ibrahim tokoh Pendidikan Sumatera utara ketika menyampaikan materi paparannya dalam acara rapat kerja Dewan Pendidikan Kabupaten Asahan, Rabu (14/10/2020) di kisaran.
Kepada semua pemerintah daerah (pemda) Mahdi ibrahim yang pernah menjabat selaku Sekretaris Dewan Pendidikan Sumatera Utara 2 periode itu meminta agar semua pemda perlu kerja serius dalam menangani pendidikan di daerah. Kerahkan semua tenaga dan sumber daya pendidikan untuk kembali bangkit menata simpul-simpul penggerak dunia pendidikan.
“Pemerintah daerah bertanggung jawab dalam melahirkan generasi cerdas, terampil, bermoral/berkarakter dan berdaya saing, tantangan kedepan tidak lagi ringan dan biasa-biasa saja, wabah covid-19 telah menyita waktu dengan beban yang berat kita pikul bersama-sama, kejar ketertinggalan, motivasi masyarakat harus kembali ditingkatkan, psikologi anak-anak kita harus dipulihkan kembali dengan berbagai cara. Semangat para pendidik dan motivasi aparatur pendidikan harus segera bangkit, sehingga secara keseluruhan mulai dari hulu sd hilir harus mendapat perhatian serius”, ungkap Mahdi Ibrahim.
